KAMPAR, BANGKINANG - Persoalan masyarakat kurang mampu atau miskin di Kabupaten Kampar yang selama ini menjadi momok menakutkan jika berobat ke Rumah Sakit adalah masalah biaya berobat yang tinggi hingga prosedur yang berbelit.

Hal inilah yangmenjadi ketakutan tersendiri bagi meraka yang ingin mendapatkan pelayanan Kesehatan. Namun, semua itu akan segara teratasi dengan diprogramkannya oleh Aziz Zainal dan Catur Sugeng. Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar siap menberikan kartu Jamkesda kepada puluhan ribu masyarakat kurang mampu se-kabupaten Kampar demi mewujudkan pelayanan terbaik di bidang kesehatan bagi seluruh masyarakat.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr Harris
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Harris melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Deny Sambudi yang ditemui beberapa waktu lalu diruangannya.

Dijelaskan, Sambudi,"program ini sangat penting kerena bidang kesehatan ini merupakan salah satu program utama yang menjadi prioritas Bupati terpilih Aziz Zainal-Catur Sugeng dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan pelayanan terbaik. 

Seyogyanya, masyarakat mampu dan tidak mampu harus memperoleh pelayanan yang sama dan sesuai dengan Nawacita Presiden Jokowi dimana negara harus hadir ditengah masyarakat dalam memberikan pelayan kesehatan. Dan tentu ini menjadi tugas pokok dari dinas kesehatan kabupaten kampar", tukasnya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Kedepan.kita akan melakukan validasi data penerima jamkesda yang lama dengan yang baru sebab ini penting kita lakukan pengecekan ulang kerena  yang dulunya miskin atau kurang mampu sekarang sudah kaya tentu tidak layak lagi kita masukkan sebagai peserta Jamkesda.

Maka dalam waktu dekat ini kita memang mencurahkan energi dan waktu guna menvalidkan data guna memastikan penerima jamkesda betul-betul tepat pada sasaran yang ingin di capai. Namun dalam hal ini, yang lama bukan dalam arti kita terfokus pada data yang ada, bagi masyarakat kabupaten Kampar yang selama ini tak masuk atau belum menjadi peserta anggota Jamkesda dimana dikategorikan miskin bisa mengusulkan kembali kepada Dinas Kesehatan kabupaten Kampar dengan melalui proses dimana calon peserta wajib memikirkan surat keterangan tidak mampu dari Desa dengan yang diketahui oleh Kepala Desa kemudian oleh pihak kecamatan tempat domisili, setelah itu baru diusulkan ke Dinas Kesehatan kabupaten Kampar dan itu akan menjadi pertimbangan kita nanti ke depannya untuk segera di masukkan.ke peserta Jamkesda.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Deni Sambudi
Ditambahkan Sambudi, "Dari data sementara peserta Jamkesda lebih kurang sebanyak 35 ribu jiwa, BPJS dibiayai negara se kabupaten Kampar sebanyak 223 ribu jiwa dan Jamkesda dengan propinsi lebih kurang sebanyak 35 ribu jiwa 

Jadi keseluruhan peserta JKM di kabupaten Kampar sebanyak 425 ribu jiwa, yang menjadi acuan kita yaitu Undang - Undang JKM dimana berbunyi "dimana kepesertaan itu diatur dua kepesertaan, pertama peserta di bayar oleh Pemerintah dimana berdasarkan UU Nomor 33, berbunyi bahwa anak terlantar dan kurang mampu di biayai oleh Negara. Kedua peserta BPJS mampu dimana wajib bagi masyarakat mengurus atau menjadikan BPJS sebagai kartu jaminan kesehatan.

"Kedepan kita akan memasukkan peserta jamkesda keBPJS sebab berdasarkan UU JKM menyatakan bahwa tak boleh lagi jaminan kesehatan selain BPJS semua akan dilakukan satu pintu makanya pemilik atau peserta Jamkesda nanti kita masukkan ke BPJS Kesehatan yang biayanya di tanggung oleh Negara, sebab tujuan atau target  kita kedepan bagaimana seluruh masyarakat kabupaten Kampar baik miskin atau tak mampu wajib memiliki kartu jaminan kesehatan", tutupnya. (kim)

KAMPAR, SALO - Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi hadiri Upacara Sertijab Dan Yon 132/BS dari Let.kol Inf Nurul Yakin kepada Mayor Inf. Aidil Amin di Markas Komando Yonif Infantri 132 Bima Sakti Salo Selasa (4/4/17). 

Acara tersebut juga hadiri oleh Forkopimda, OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, veteran, tokoh pemuda, Tokoh Masyarakat, organisasi kemasyarakatan, Persit Kartika Candra, serta seluruh perwira ,prajurit dan keluarga besar Batalyon Infanteri 132/BS. 

Seperti diketahui bahwa Mayor Inf. Aidil Amin adalah putra Kabupaten Kampar yang lahir di Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Dan Rem 031/WB Brigjend TNI Abdul Karim saat memimpin upacara tersebut dalam pengarahannya mengatakan Alih tugas dan jabatan adalah merupakan bagian dari upaya dari meningkatkan dan menyegarkan kinerja organisasi sekaligus sebagai upaya untuk mengembangkan kemampuan personil dalam dimensi kepemimpinan manajemen dan profesionalisme keprajuritan. 

Penyiapan personil untuk dapat memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan organisasi diperlukan adanya pembinaan yang tepat, dengan pemberiaan wawasan dan pengalaman selalu menempatkan jabatan yang berfariatif. 

Oleh karena itu pergantian jabatan ini selain menciptakan menyegarkan juga dalam rangka mengembangkan kemampuan personil yang lebih baik. 

Pengangkatan pada suatu jabatan merupakan kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh bangsa dan negara yang sudah seharusnya diterima dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, disertai tekad untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya. 

“Sejalan dengan itu saya mengingatkan, jabatan adalah amanah yang harus dijalankan sebaik mungkin dan bisa dipertanggungjawakan tidak saja kepada pimpinan tetapi yang lebih penting lagi akan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT,”ujarnya 

Untuk itu dalam mengemban amanah ini Dan Rem 031/WB meminta agar selalu ditanamkan nilai-nilai luhur para pendahulu kita yang melaksanakan tugas dengan tulus, ikhlas tanpa pemrih dan selalu konsisten pada komitmen dalam mengabdi yang dilakukan semata-mata hanya untuk kepentingan bangsa dan negara. 

”Sehubungan dengan peaksanaann serah terima jabatan ini saya selaku komandan korem 031/Wira Bima dan pribadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Let.kol Inf Nurul Yakin MA yang telah menyelesaikan tugas dan tanggungjawab jabatan dalam memimpin, membina Yonif 132 Bima Sakti dengan baik,”ujar Abdul Karim 

Dan Rem 031/WB berharap pengalaman dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin guna melaksanakan tugas ditempat yang baru. 

“Begitu juga dengan ibu Nurul Yakin saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan pengorbanan yang telah diberikan dalam mendampingi suami selama mengemban tugas dan tanggungjawab jabatan sampai dengan dilakukannya serah terima jabatan sekarang ini, selamat jalan dan selamat atas kepercayaan yang telah diberikan untuk menjabat sebagai Pabandya Dik Bukit Barisan semoga pengalaman tugas dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna mengembankan tugas lebih lanjut,”ucapnya. 

Kepada Mayor Inf. Aidil Amin, Dan Rem 031/WB mengucapkan selamat atas jabatan sebagai Komandan Batalyon 132 Bima Sakti dan berharap dapat menyonsong tugas-tugas kedepan karena kedepan akan dihadapkan persoalan yang semakin kompleks, dinamis dan multi dimensi. 

“Prajurit Yonis 132 Bima Sakti agar mampu meningkatkan kualitas dan prestasinya hingga memiliki kemampuan yang handal yang dapat digunakan dalam pelaksanaan tugas apapun baik dalam rangka operasi militer maupun non militer,”tutur Abdul Karim. 

Ia juga meminta agar mampu menciptakan karya nyata dilingkungan tugas agar terwujud satuan yang dapat diandalkan dan memiliki jiwa korsa yang tinggi, disiplin fariatif dan inovatif serta salah satu langkah utama adalah dengan menjaga dan meningkatkan semngat kesatuan korp yang bulat dan utuh, mulai dari komandan regu sampai dengan komandan Batalyon harus bahu membahu dalam melaksanakan tugas pokok kesatuan. 

“Kepada prajurit, harus tetap memiliki sikap dan prilaku dengan memantapkan mental pejuang, semangat kebersamaan dan memegang teguh jati diri keprajuritan”.tegasnya.(kam*04)

KAMPAR, BANGKINANG - Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan di Kabupaten Kampar dilaksanakan secara serentak di lima lokasi yang meliputi lima wilayah, Senin (13/2/17). 

Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan ini berjalan lancar dan sukses. Lima lokasi tempat pelaksanaan musrenbang kecamatan ini yakni, lokasi I untuk wilayah I di laksanakan di kantor Camat Kampar di Air Tiris yang diikuti Kecamatan Kampar, Kampar Utara, Rumbio Jaya dan Kampa (Kampar Timur). Lokasi II di aula kantor Camat Tapung di Petapahan yang diikuti Kecamatan Tapung, Tapung Hulu dan Tapung Hulu. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Lokasi III untuk wilayah III, terdiri digelar di aula Kantor Camat Tambang yang diikuti Kecamatan Perhentian Raja, Siak Hulu, Tambang dan Kampar Kiri Hilir. Lokasi IV di aula kantor Camat Kampar Kiri di Lipat Kain yang diikuti Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar Kiri Hulu, Kampar Kiri Tengah dan Kecamatan Kampar Kiri. 

Lokasi V digelar di halaman kantor Camat Bangkinang Kota yang diikuti Kecamatan Bangkinang Kota, XIII Koto Kampar, Kuok, Salo, Koto Kampar Hulu dan Bangkinang. 

Untuk pelaksanaan musrenbang kecamatan wilayah V yang dilaksanakan di halaman kantor Camat Bangkinang Kota dihadiri langsung oleh Pj. Bupati Kampar, H. Syahrial Abdi. Turut Hadir Koordinator wilayah V Asisten III Nurahmi, tanggota DPRD Kampar Firman Wahyudi, Juswari Umar Said, Zumrotun, Triska Felly, Fahmil dan Kasru Syam. 

Kemudian enam orang camat diwilayah ini juga hadir yakni, Camat Bangkinang Kota Mulatua, Camat Bangkinang Amir Lutfi, Camat Salo Marzali, Camat Kuok Rahmat, XIII Koto Kampar Amiruddin, dan Camat Koto Kampar Hulu Ni'am Saleh. Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga M. Yasir, MM, Kadis Perhubungan Hambali, seluruh OPD dan Kades. 

Pj Bupati Kampar Kampar Syahrial Abdi pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Proses Penyusunan rencana program atau kegiatan Tahun Anggaran 2018 dilaksanakan secara terkoordinasi antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan sesuai dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah melalui mekanisme pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), mulai dari tingkat desa/kelurahan, tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten. 

Penjaringan aspirasi yang dilaksanakan ini diharapkan dapat menghasilkan usulan rencana program dan kegiatan pembangunan yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan menjadi dasar dalam penyususnan Kebijakan Umum APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta Rancangan APBD Tahun Anggaran 2018. 

"Salah satu proses pengambilan keputusan secara partisipatif dalam kebijakan daerah adalah pelaksanaan musrenbang kecamatan, yang merupakan arena strategis untuk para pemangku kepentingan dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif dengan melibatkan seluruh pelaku pembangunan yaitu Pemerintah Daerah, DPRD serta swasta/masyarakat,"ujarnya. 

Melalui musrenbang kecamatan ini semua pemangku kepentingan duduk dan bermusyawarah bersama membicarakan tantangan dan peluang pembangunan daerah kedepan dalam rangka mensejahterahkan masyarakat, menciptakan kondisi usaha yang baik dan memperbaiki penyelenggaraan pembangunan secara berkesinambungan. 

Output atau hasil yang diharapkan dari pelaksnaan musrenbang kecamatan ini antara lain, daftar kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan menurut fungsi SKPD/ gabungan SKPD yang siap dibahas, di forum SKPD dan Musrenbang Kabupaten yang akan didanai melalui APBD Kabupaten Kampar dan sumber pendanaan lainnya. 

Terpilihnya delegasi kecamatan untuk mengikuti forum SKPD dan Musrenbang Kabupaten dan berita acara Musrenbang Tahunan Kecamatan. 

"Agar tercapainya singkronisasi perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat bawah (Bottom Up Planning) dengan perencanaan yang berasal dari tingkat atas (Top Down Planning) diharapkan kepada seluruh SKPD terkait agar mencermati setiap usulan yang disampaikan,"ungkapnya. 

Bupati menyampaikan bahwa saat ini sistem perencanaan semakin membaik. "Sekarang sistem perencanaan semakin memberikan ruang kepada kita untuk tidak harus bertemu, karena saat ini kita juga sudah menggunakan sistem e-proposal. Sistem Perencanaan juga mengharuskan kita bagaimana mensingkronkan e-bugeting dan e-planning," ujarnya. 

Kemudian Camat Bangkinang Kota Mulatua menyampaikan pelaksanaan musrenbang kecamatan kali ini ada perubahan dari sistem sebelumnya dimana kali ini dilaksanakan serentak. Kemudian masing-masing kecamatan sudah melaksanakan musrembangdes."Kita harapkan kecamatan membawa hasil musrenbangdes,"jelasnya. 

Pelaksanaan musrenbang kecamatan ini di pandu Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Kampar Dedy Rochyani. Seluruh camat pada kesempatan tersebut menyampaikan usulan masing-masing kecamatan yang merupakan hasil musrenbang desa. 

Kemudian masing-masing anggota DPRD menyampaikan pokok-pokok fikiran. Hasil pelaksanaan musrenbangcam ini dituangkan dalam berita acara.(kam*02)

KAMPAR, BANGKINANG - Rasa bangga orang terdahulu untuk menjadikan Kampar sebagai pusat pendidikan akan segera terwujud dengan semakin tumbuhnya lembaga pendidikan di Kampar satu persatu sudah sampai ke puncaknya dengan akreditasi B Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang. 

Dilihat dari perkembangan STIE, sudah tampak bahwa STIE Bangkinang mampu menjawab tantangan dunia kerja. 

Demikian disampaikan oleh Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi ketika menghadiri acara Wisuda Sarjana Angkatan XIII STIE Bangkinang di kompleks Kampus STIE Bangkinang, Senin (13/2/17). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Sidang senat terbuka Wisuda STIE Bangkinang dipimpin oleh Ketua STIE Bangkinang H Zamhir Basem dan dihadiri juga oleh Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah X Drs Hanafi MS, Ketua Pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Kampar (YLPK) H Zulher, Ketua YLPK H Neflizal, para anggota senat, dosen dan karyawan dan 135 wisudawan beserta para orang tua dan keluarga. 

Pendidikan dan kompetensi saat ini sangat dibutuhkan, karena kita berada di dunia global yg luar biasa pesatnya. Dahsyatnya persaingan di dunia pekerjaan terutama Indonesia menjadi incaran dunia karena sumber daya dan sumber energinya yang semua ada di Indonesia dan terutama ada di Kabupaten Kampar. 

Syahrial abdi menambahkan bahwa acara wisuda ini juga telah melaksanakan salah satu visi pendidikan Republik Indonesia yakni terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. 

“Dengan adanya pendidikan, maka akan timbul dalam diri seseorang untuk berlomba-lomba dan memotivasi diri untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Pendidikan merupakan salah satu syarat untuk lebih memajukan sumber daya manusia. pada intinya pendidikan itu bertujuan untuk membentuk karakter seseorang yang beriman dan bertakwa kepada Allah,’’ucapnya. 

Sebelumnya, Ketua STIE Bangkinang H Zamhir Basem dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam rangka memberikan pandangan umum kepada para wisudawan dan wisudawati tentang situasi yang komprehensif serta situasinyang berpengaruh terhadap masyarakat yang berjudul Pemerataan Pendapatan merupakan perwujudan Demokrasi Ekonomi. 

Dari 3324 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, STIE Bangkinang menempati urutan ke 543. Dari ratusan perguruan tinggi di Riau hanya 8 yang memiliki akreditasi institusi B, salah satunya adalah STIE Bangkinang. 

“Bangkinang merupakan Kota Kecil tetapi mampu bersaing, karena STIE bukan milik pribadi tetapi milik masyarakat Kabupaten Kampar. Saya mengharapkan seluruh masyarkat untuk bersama-sama membesarkan STIE,’’ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Pembina YLPK Kampar H Zulher MS mengatakan bahwa YLPK memiliki komitmen untuk mengembangkan pendidikan di Kabupaten Kampar. Zulher mengajak seluruh komponen masyarakat terutama wisudawan dan orang tua wisudawan serta keluarga yang hadir untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Kabupaten Kampar. 

Zulher sempat menguraikan bagaimana bangsa-bangsa lain berupaya untuk memajukan negerinya melalui pendidikan. 

“Melalui pendidikan, kita memajukan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, YLPK berkomitmen dalam memberikan kontribusi memajukan dunia pendidikan,’’tuturnya.(kam*02)

KAMPAR, BANGKINANG - Debat Publik Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar periode 2017-2022, yang diikuti lima pasangan calon terlihat mendominasi visi dalam peningkatan daya saing, visi ini sangat tepat sekali bagi Kabupaten Kampar dan dibutuhkan masyarakat Kampar kedepan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Demikian ditegaskan PJ Bupati Kampar Syahrial Abdi,di sela-sela Debat Publik Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kampar periode 2017/2022 di Grandball Room Labersa Hotel Kecamatan Siak Hulu Rabu malam (8/2/17). 

Pj Bupati Kampar menyampaikan apresiasi luar biasa terhadap penyampaian beberapa visi dan misi dari masing paslon,menyorot dari tiga paslon yang mengutamakan tentang peningkatan daya saing. Karena disadari, bahwa putra putri terbaik Riau adalah berasal dari Kabupaten Kampar. 

"Dalam Visi dan misi ini, secara tidak langsung hal ini perlu adanya nanti peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia agar bisa bersaing dalam daya saing bidang pariwisata, daya saing produk serta daya saing dalam tata kelola pemerintahan yang baik,"terangnya. 

Dengan visi diatas akan tergambar bahwa semua mengacu pada RPJMD. Apabila semua visi tersebut dituangkan dalam program dan mengacu pada RPJMD, insyaallah Kampar kedepan akan maju. 

Kemudian, terkait pilkada sudah didepan mata, Abdi yakin pilkada Kampar akan berjalan dengan damai, karena langkah-langkah semua itu telah kita siapkan saat ini dengan sebaiknya bersama. 

"Akan tetapi, Pilkada damai ini bisa terwujud juga karena dari lima kandidit merupakan orang-orang yang komit dan sepakat dalam pilkada damai atas dasar deklasari dan kesepakatan pilkada damai yang telah dilaksananakn beberapa waktu yang lalu,"tuturnya.(kam*02)

KAMPAR, BANGKINANG - Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi pimpin rapat koordinasi persiapan dan kesiapan pelaksanaan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kampar tahun 2017 bertempat di Aula Kantor Bupati Kampar Selasa (7/2/17). 

Dalam rapat koordinasi ini Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi didampingi Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri Ketua KPUD Kampar Yatarullah Pimpinan Panwaslu Kampar Zainul Azis serta perwakilan Forkopimda Kampar. 

Rapat ini diikuti Para Asisten dan Kepala Dinas Terkait Jajaran Pemda Kampar,komisioner KPUD Kampar, Pejabat Utama Polres Kampar dan Kodim 0313 KPR, Anggota Gakkumdu, Para Camat, Kapolsek, Danramil, PPK, Panwascam dan PPL dengan jumlah peserta sekitar 120 orang. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi dalam sambutan serta arahannya menyampaikan, bahwa Rakor ini dilaksanakan dalam rangka tindak lanjut instruksi Presiden tentang kesiapan pelaksanaan Pemilukada Serentak tahun 2017. 

Lebih lanjut dijelaskan Pj. Bupati bahwa Jajaran Pemda Kampar telah melakukan berbagai upaya untuk menyukseskan Pemilukada Serentak tahun 2017 ini, antara lain dengan telah menerbitkan surat edaran tentang netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemda Kampar, penandatanganan Pakta Integritas dan komitmen untuk menjaga netralitas bagi Pejabat Pemda Kampar, penerbitan Skep Forum Pilkada Damai dan pelantikan anggota Forum Pilkada Damai, melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui radio, media cetak dan media sosial maupun sosialisasi langsung kepada masyarakat. 

"Terkait pendanaan untuk Pemilukada Kampar tahun 2017 ini dijelaskan Pj. Bupati bahwa anggarannya sudah tersedia dan sebagian telah didistribusikan dan tidak ada lagi permasalahan,"terangnya. 

Pada intinya disampaikan Pj. Bupati bahwa Jajaran Pemda Kampar telah siap dalam mendukung dan menyukseskan terselenggaranya Pemilukada Kabupaten Kampar tahun 2017 ini. 

Selanjutnya Ketua KPUD Kampar Yatarullah menyampaikan tentang kesiapan seluruh jajarannya, dimana dijelaskan bahwa dari segi penyelenggaraan dinyatakan telah siap 100 persen. 

Untuk masalah logistik dan alat kelengkapan TPS juga telah lengkap, surat suara juga telah dilipat dan dilakukan pengepakan dan akan didistribusikan mulai tanggal 11 Februari 2017, dan dijadwalkan selesai secara keseluruhan pada tanggal 13 Februari 2017 (2 hari sebelum hari H). 

"Terkait anggaran juga tidak ada permasalahan karena sudah tersedia dan telah didistribusikan sesuai tahapannya,"ucapnya. 

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa KPUD Kampar menyatakan telah siap untuk menyelenggarakan tahap inti pelaksanaan Pilkada Kampar, yaitu tahap pemungutan suara yang akan digelar secara serentak pada tanggal 15 Februari 2017. 

Sementara itu salahsatu Pimpinan Panwaslu Kampar Zainul Azis yang mewakili Ketua Panwaslu Kampar menyampaikan, bahwa Panwaslu Kampar telah melaksanakan peran dan fungsinya terkait pelaksanaan tahapan Pilkada Kampar tahun 2017 ini. 

Dalam pelaksanaan tugasnya disampaikan, bahwa Panwaslu Kampar lebih mengutamakan upaya pencegahan dari pada penindakan. 

Disampaikan Pimpinan Panwaslu Kampar ini bahwa hingga saat ini tidak ada laporan resmi terkait pelanggaran Pilkada, namun ada beberapa permasalahan tentang pelanggaran Pilkada yang disampaikan melalui media sosial, setelah ditindaklanjuti oleh pihak Panwaslu tidak ditemukan bukti dan saksi atas masalah yang disampaikan melalui media sosial ini, sehingga diragukan kebenarannya dan tidak bisa diteruskan kepada pihak Gakkumdu, karena tidak adanya bukti dan saksi atas pelanggaran yang dituduhkan. 

"Untuk itu pihak Panwaslu juga mengajak peran semua elemen masyarakat, untuk turut mengawasi penyelenggaraan Pilkada Kampar ini sehingga berjalan dengan lancar dan minim pelanggaran. 

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata pada kesempatan itu menjelaskan secara panjang lebar terkait pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Kampar tahun 2017, yaitu Semua penyelenggara Pilkada termasuk pihak Keamanan harus memastikan, mengawal dan mengamankan semua proses tahapan Pilkada Kampar tahun 2017 agar berjalan dengan lancar. 

Kapolres juga menyinggung tentang hubungan tatacara kerja semua stake holder terkait, agar dapat bekerjasama dan menjalin sinergitas dengan baik untuk mewujudkan Pilkada Kabupaten Kampar tahun 2017 yang aman, damai, jurdil dan bermartabat. 

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres Kampar, ada delapan indikator keberhasilan pelaksanaan Pilkada, yaitu pertama pelaksanaan semua tahapan tepat waktu, sesuai rencana dan teratur. 

Kedua, penyelenggara bekerja secara profesional dan independen sesuai aturan dan perUndang-undangan. Ketiga,menghasilkan Pimpinan yang berkualitas dan amanah. 

Keempat, peran Pemerintah dan penyelenggara yang netral. Kelima, tingginya animo dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada. 

Keempat, kepercayaan terhadap proses hukum terhadap penyelesaian permasalahan Pilkada. Ketujuh, terselenggaranya Pilkada yang aman, damai tanpa ada intimidasi dari pihak manapun. Delapan semua kandidat dapat menerima hasil Pilkada. 

"Untuk itu saya menghimbau semua Paslon dan Tim Suksesnya serta warga masyarakat untuk mematuhi semua ketentuan dan aturan dalam pelaksanaan Pilkada,"harapnya. 

Kapolres juga menyatakan bahwa setiap pelanggaran Pilkada harus ditindak tegas oleh Panwaslu maupun Gakkumdu. 

Selain itu Kapolres Kampar juga menyatakan kesiapan personilnya untuk mengamankan kegiatan puncak Pilkada Kampar ini, sebanyak 750 personil Polri terdiri dari 490 personil Polres Kampar ditambah 260 personil BKO Polda Riau akan mengamankan 1.323 TPS yang tersebar di 21 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Kampar. 

Selain itu juga dilibatkan 250 personil TNI, 60 anggota Brimob Polda Riau dan 2.646 linmas sebagai dukungan kekuatan untuk mengamankan wilayah Kabupaten Kampar selama penggelaran Pilkada ini. 

Terakhir Kapolres menjelaskan bahwa semua upaya dan kerja keras ini bertujuan agar terselenggaranya Pilkada Kampar tahun 2017 dengan aman dan lancar. 

"Tingginya partisipasi masyarakat dan rendahnya angka pelanggaran, untuk itu mari semua bertekad untuk bekerja secara maksimal,"ungkap Kapolres. 

Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri yang memberikan sambutan pada segmen terakhir, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja secara maksimal. 

"Dan berharap agar penyelenggaraan Pilkada Kampar ini dapat berjalan dengan aman, lancar, damai dan sukses, sehingga melahirkan Pimpinan Daerah yang berkualitas dan amanah sesuai harapan masyarakat,"tuturnya.(kam*02)

KAMPAR, TAPUNG - Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi, bersama Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung dan jajaran satuan wilayah Komando Resor Militer 031 Wira Bima, melakukan penanaman tumpang sari Padi Gogo dan Jagung perdana. 

Acara penanaman perdana padi gogo dan jagung tersebut dilaksanakan di lahan Pertanian milik TNI di Desa Benca Kelubi Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar Jum'at (3/2/17). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Acara yang dilksakan usai sholat jum'at tersebut juga dihadiri oleh Danrem 031 WB Brigjen TNI Nurendi, (Han), Danrem 031 WB Baru Kolonel Inf Abdul Hakim, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau, Dandim 031 KPR Letkol Inf Yudi Prasetio, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi, para Dandim, Danyon diwilayah Korem 031 WB serta para kepala Dinas Dilingkungan Pemda Kampar. 

Pangdam I BB didampingi PJ Bupati Kampar serta rombongan tiba di lokasi dengan menggunakan tiga buah Heli milik PT Sinarmas, BPBD Riau dan RAPP. Dimana sebelum acara penanaman secara simbolis dimulai, Pj Bupati Kampar terlebih dahulu memberikan arahan dihadapan semua undangan, masyarakat serta para prajurit dari berbagai satuan diwilayah Korem 031 WB. 

PJ Bupati Kampar Syahrial Abdi, yang mendampingi Pangdam pada acara tersebut, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dilksanakannya program penanaman tumpang sari padi godo dan jagung, oleh TNI di daerah Kabupaten Kampar khususnya di Desa Benca Kelubi Kecamatan Tapung. 

Hal ini dianggap perlu, karena saat ini Kabupaten Kampar dalam produksi padi sudah mulai menurun."Untuk itu dengan digalakkannya kembali pertanian melalui program TNI semoga nantinya ini menjadi motipasi bagi masyarakat, untuk kembali mengembangkan sektor pertanian khususnya sektor tanaman padi dan jagung,"terangnya. 

Sementara itu Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung dalam arahannya menyampaikan, bahwa penanaman yang dilaksanakan diareal pertanian TNI tersebut diharapkan agar nantinanya sebatas menanam saja. 

"Akan tetapi apa saja yang telah ditanam di areal tersebut nantinya, untuk terus dipelihara, dijaga dan dikembangkan,"ucapnya. 

"Hal ini perlu, karena suatu saat empat tahun atau lima tahun kedepan apabila Pangdam hadir dilokasi pertanian TNI ini lagi, itu adalah dalam kegiatan untuk memetik hasil selain padi dan jagung seperti Mangga, Ramburan maupun Durian "terang Pangdam. 

Pangdam juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini sangat baik dan bermamfaat baik bagi para satuan TNI diwilayah Korem 031 WB maupun bagi masyarakat. 

Disatu sisi, program ini juga merupakan suatu program untuk kita menghijaukan kembali daerah yang telah terbakar dan kedepan Provinsi Riau bukan penghasil Asap lagi.(kam*02)

KAMPAR, SIAK HULU - Dalam proses pembangunan agar dapat terlaksanan dengan baik dan tepat sasaran hendaknya dapat direncanakan dengan sematang mungkin dan di kawal. Oleh sebab itu merupakan tugas kita semua untuk mencapai hal ini. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer saat memberikan kata sambutan dan arahannya saat menerima dan silaturrahmi dengan masyarakat dari 2 Desa yakni Desa Tarai Bangun dan Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang yang diadakan di lokasi RTMPE di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu pada Selasa, (26/4/16). 

“Merupakan tugas kita semua dalam mengawal pembangunan agar pemabngunan tepat sasaran dan ini merupakan tugas kita semua dalam mencapai hal ini,"kata Jeffry Noer. 

Ditambahkannya bahwa selama ini kita telah melaksanakan berbagai program pembnagunan yang tertampung dalam lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar mulai dari SDM maupun pada bidang pelayanan Kesehatan disamping pembangunan pada pilar-pilar yang lainnya yakni Akhlaq dan moral, Ekonomi Kerakyatan, dan Infrastruktur terus digesa capainnya. 

“Pada bidang Sumber Daya Manusia kita telah melaksanakan pendidikan gratis bagi semua sekolah, disamping itu juga kita telah membantu penyediaan pakaian anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA yang telah programkan mulai dari tahun 2012 sampai tahun 2014,”kata Jefry Noer. 

Sementara itu pada bidang kesehatan telah kita laksanakan pelanan Puskesmas dengan layanan 24 jam, sehingga tidak ada lagi halangan bagi masyarakat yang terkendala dalam pelayanan kesehatan. 

“Dari program tersebut kita sangat berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat, namun tentunya tidak semua yang biisa kita puaskan masih ada kekurangan disana sini, disinilah letak kita dalam melaksanakan pengawasan dan pengawalam terhadap pembangunan yang dilaksanakan” Tambah Bupati Kampar yang mendengar masih ada anak sekolah yang bayar buku, registrasi dan lainnya serta masih ada yang beli obat dengan alasan tidak ada tersedia di Puskesmas. 

“Seluruh kita dan elemen masyarakat bersama-sama dengan pemerintah dapat mengawal pembangunan dalam proses pelaksananaan hingga tepat sasaran,”harap Bupati Kampar.(kam04)

KAMPAR, TAMBANG - Saat ini impian saya selaku Bupati Kampar dalam merealisaskan Zero pengangguran, kemiskinan dan rumah kumuh belum tercapai dan masih jauh dari harapan. Sudah banyak program yang digulirkan oleh Pemerintah Daerah. Salah satunya program yang sedang dijalankan adalah Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi yang jika dijalankan dengan sungguh-sunguh mampu menghasilkan 10 hingga 25 juta perbulan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal ini disampaikan Bupati Kampar ketika menggelar Dialog dengan masyarakat Desa Tambang pada acara Silaturahmi Bupati Kampar Bersama Masyarakat Desa Tambang Kecamatan Tambang. Kamis (21/4/16) 

Dalam Silaturahmi itu pula Jefry Noer selalu mengajak masyarakat Desa Tambang untuk mendirikan program RTMPE di masing-masing keluarganya. 

"Pemerintah telah menciptakan program yang sangat mengerti kebutuhan masyarakat, tinggal lagi masyarakat mau apa tidaknya. Ini semua butuh kerjasama antara Pemerintah dengan masyarakatnya," ujar Jefry Noer. 

Bukan saja program pertanian, perkebunan dan pertanian saja yang digesa pemda tetapi untuk kaum wanita juga diberdayakan juga, seperti pelatihan jahit menjahit bagi wanita produktif dan putus sekolah, dengan pelatihan jahit ini wanita dikabupaten Kampar mampu memiliki penghasilan sendiri tanpa lagi bergantung kepada penghasilan suami. 

Dipaparkan Jefry Noer dengan adanya usaha Peternakan sapi sebanyak enam ekor yang mampu menghasilkan 1000 sampai 1500 liter urine sapi perbulan kemudian urine diolah sehingga dapat menghasilkan pupuk cair. 

"Kalau diambil hasil terendah saja 1000 liter pupuk cair perbulan dengan harga jual 15 ribu sampai 25 ribu perliternya sudah 15 sampai 25 juta hasilnya dari pupuk cair ditambah hasil kotoran padat sapi,mampu menghasilkan pupuk padat atau biogas untuk sumber energi listrik dan memasak," ujar Jefry Noer. 

Ditambahkan Bupati Kampar Biogas itupun dapat dijual atau untuk konsumsi sendiri memenuhi kebutuhan listrik atau memasak dirumah, kan sudah sangat membantu mengurangi biaya listrik dan gas atau kebutuhan minyak tanah di Rumah Tangga (RT) dalam sebulan. 

Selain itu ada ternak ayam petelur sampai 100 ekor, yang dapat juga untuk ditetaskan telurnya supaya menghasilkan anak ayam dengan penghasilan 50 sampai 70 butir telur perharinya. 

Ada kolam ikan lele kerambah dengan pola kolam terpal ukuran 6 x 6 atau 4 x 6 hingga 4 000 ekor ditambah usaha pertanian tanaman pangan seperti tanaman bawang atau cabai dengan lahan hanya 400 meter persegi termasuk unit usaha rumah jamurnya. 

Didalam RTMPE ini keluarga hanya tinggal membeli kebutuhan beras, minyak goreng, gula dan kopi dan kebutuhan yang tidak ada di lahan RTMPE itu, selain itu petani RTMPE bisa menghasilkan uang dengan tetap beribadah dengan kutuk ungkap Jefry Noer. 

"Dilahan RTMPE kalau di olah dengan maksimal dapat menghasilkan uang puluhan juta perbulannya Dan petani Pengolah RTMPE bisa menunaikan Ibadah Haji selain itu diluar penghasilan dari anak sapi 6 ekor pertahunnya termasuk daging ayamnya,”kata Jefry Noer. 

Kades Tambang Apriyanto kami masyarakat Desa Tambang selalu berusaha untuk bersama berusaha keluar dari kemiskinan dan serba kekurangan. Hanya dengan mengaplikasikan Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) merupakan salah satu upaya mewujudkan impian keluar dari kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh. 

Masih banyak masyarakat yang menginginkan untuk belajar bertani, berternak sapi yang menghasilkan Urine dan lainnya serta bagaimana cara mengelola pertanian yang menghasilkan uang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa ini pungkas Apriyanto.(kam04)

KAMPAR, BANGKINANG - Keberadaan Koperasi merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kesulitan karyawan perusahaan dimana saja, termasuk juga para Aparatur Sipil Negara (ASN), kalau saja koperasi tidak ada, maka yang akan bertindak itu nantinya rentenir. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
“Kalau saja sudah rentenir yang bertindak, uang yang dipinjam 10 juta selama 100 hari bayarnya 13 juta rupiah, bayangkan saja sampai 30 persen selama 3 bulan, jadi tiap bulannya 10 persen, dalam hal inilah koperasi mempunyai peran yang sangat penting untuk memberantas dari pada rentenir-rentenir itu," terang Bupati Kampar H. Jefry Noer pada saat memberikan pengarahan pada acara penyerahan kredit usaha dari BPR Sarimadu kepada koperasi karyawan (Kopkar) Sejahtera kebun Rama-Rama Estate di lapangan bola kaki rama-rama PT Ramajaya Pramukti Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Jum’at (15/4/16). 

Dalam kesempatan itu hadir juga Sekcam Tapung Hendri, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Rahmat Jevary Juniardo, kepala Desa se Kecamatan Tapung, pengurus Dubalang Kabupaten Kampar beserta pengurus Dubalang Kampar Kecamatan Tapung. 

Jefry mengatakan uang yang telah diberikan oleh BPR Sarimadu itu adalah uang pinjaman bukan uang hadiah, maka pinjaman ini, jangan sampai telat dan menunggak. Saya sangat yakin Kopkar Sejahtera kebun rama-rama estate ini pegawainya itu betul-betul tertib, apalagi pembayarannya nanti langsung dipotong oleh perusahaan itu tidak akan pernah melenceng. 

“Harapan saya nantinya, jasanya jangan mahal-mahal, dan saya juga minta kepada direktur BPR Sarimadu bunganya nanti juga disesuaikan, jangan mahal-mahal, karena tujuan kita adalah untuk membantu masyarakat,”katanya. 

Lebih lanjut, kata dia, yang paling terpenting pesan saya kepada pengurus koperasi jangan dimacetkan, tetapi kalau bapak teratur pembayarannya, saya minta ke dirut BPR Sarimadu 3 bulan lagi jadikan kredit usahanya 2 milyar, 3 bulan kedepannya kalau lancar lagi tambah lagi jadi 4 milyar. 

“Maka saya sangat yakin, Kopkar Sejahtera kebun rama-rama estate ini yang dahulunya pernah jadi no 7 di Indonesia, saya harapkan dengan kepengurusan yang sekarang bisa lebih maju lagi, jangan sampai uang itu dibawa kabur pula,”tambahnya. 

Sementara itu Direktur BPR Sarimadu Kabupaten Kampar Siswoyo mengatakan dalam hal ini BPR Sarimadu berusaha mendekatkan diri dengan masyarakat termasuk juga masyarakat yang berada dilingkungan PT Ramajaya Pramukti, dalam waktu berjalan kita sudah berusaha bekerjasama dengan koperasi Kopkar PT ramajaya Pramukti. 

Dalam kesempatan ini dengan tahap awal menyalurkan dana 1 Milyar, yang nanti dari koperasi akan disalurkan kepada anggota koperasinya, jadi kita langsung memberikannya melalui pengurus koperasinya, yang selanjutnya akan diteruskan oleh pengurus koperasi kepada karyawan koperasinya. 

“Kedepannya saya juga berharap, bisa berlanjut secara harmonis, berkesinambungan tidak sebatas dengan koperasinya saja, mudah-mudahan seluruh operasional di PT Ramajaya Pramukti kita bisa memberikan peran dalam menfasilitasi layanan perbankan, baik itu sektor perkuita maupun sektor penghimpunan dan penyaluran dana, kita juga siap untuk memberikan fasilitas seandainya nanti diamanahkan antar jemput dana, dan penyaluran gaji kita juga siap,”katanya. 

Selanjutnya CEO PT Perkebunan Sinar Mas (PSM) 5 Franciscus Costan mengatakan program kredit usaha yang digulirkan pada Kopkar Sejahtera kebun Rama-Rama Estate ini oleh BPR Sarimadu sebagai lembaga perbankan dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Kampar tentunya harus disambut baik dan memberikan penghargaan kami yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Kampar dan Direktur BPR Sarimadu. 

"Program ini harus kita sukseskan, walau bagaimanapun ini salah satu bentuk dari kepedulian dan upaya Pemkab kampar untuk mewujudkan program yang bermuara untuk mewujudkan zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh yang telah dicanangkan oleh Bapak Bupati Kampar,"ucapnya. 

“Dimana hingga saat ini masih berlangsung dari waktu ke waktu demi tercapainya masyarakat Kabupaten Kampar yang sejahtera dan memiliki tingkat perekonomian yang lebih baik,”tambahnya.. 

Franciscus juga berharapa bagi karyawan PT Ramajaya Pramukti yang tergabung dalam Kopkar Sejahtera kebun rama-rama estate dengan diberikannya bantuan kredit usaha ini tentunya patut disyukuri, karena saudara-saudara sekalian selain sudah mendapatkan pekerjaan yang layak dari perusahaan juga telah mendapat perhatian yang cukup tinggi dari Pemkab Kampar melalui kredit usaha yang sudah diberikan dari BPR Sarimadu ini. 

Namun kami juga sangat berharap apa yang sudah diberikan dan apa yang sudah diterima dapat dimanfaatkan dan dipergunakan sebaik-baiknya, karena sekarang kita sudah memiliki tanggung jawab atas apa yang telah diberikan dari BPR Sarimadu. 

“Kunci keberhasilan saudara-saudara nantinya tidak terlepas dari bagaimana mengelola badan modal usaha dengan usaha yang akan saudara lakukan, begitu juga kemampuan untuk mencicil dan mengembalikan pinjaman yang sudah diberikan secara tepat waktu, hal itu kita lakukan guna untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh BPR Sarimadu dan Pemkab Kampar, ini harus kita strategikan dengan baik, sehingga nantinya tidak menjadi problem saudara-saudara dalam menjalankan kehidupan sehari-harinya untuk menjadi lebih baik,”pungkasnya.(kam04)

KAMPAR, BANGKINANG - Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberantasan korupsi dan program pencegahan tindak pidana korupsi, Bupati Kampar H Jefry Noer Noer menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang digelar di Pekanbaru.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Rakor KPK bersama para pejabat pusat dan daerah Riau dilaksanakan di Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (13/4). 

Tampak hadir Pimpinan KPK Saut Situmorang, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan pimpinan kementerian dan lembaga tinggi negara seperti Kemendagri, Kemenkeu, Kemenpan-RB, BPK, BPKP, LKPP serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya yang terkait seperti Ketua DPRD, bupati, wali kota dan Ketua DPRD kabupaten/kota se-Riau.

Bupati Kampar H Jefry Noer SH melalui Kabag Humas Pemkab Kampar Sabaruddin SSos mengatakan, bahwa rapat tersebut digelar oleh KPK dalam rangka melakukan pendampingan terhadap tata kelola pemerintahan daerah guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di Provinsi Riau. 

‘’Oleh karena itu, untuk memperkuat konsolidasi dan komitmen pemerintah daerah, khususnya di lingkungan pemerintah provinsi Riau, maka digelarlah rakor tersebut,’’ ungkapnya.

Sabaruddin menjelaskan bahwa rakor KPK dengan sejumlah pemangku kepentingan di Riau bertujuan memberikan pencerahan kepada pejabat di daerah tentang tindak pidana korupsi. ‘’Rakor ini sangat bermanfaat karena diisi juga dengan dialog, sehingga banyak hal yang bisa didiskusikan,’’ ucapnya.(kam04)

KAMPAR, SIAK HULU - Dalam mempersiapkan serta menghadapi tantangan untuk Generasi Rencana (Genre) dan generasi emas harus dimiliki Akhlaq dan moral pada setiap siswa dan sisiwi di Kabupaten Kampar. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer saat memberikan arahan pada kunjungan sisiwa dan siswi pada ajang prestasi Remaja 2016 Genre Tingkat Kabupaten Kampar yang diadakan di Komplek P4S Karya Nyata Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Selasa (12/4/16). 

Bupati Kampar H Jefry Noer dalam pengarahannya menyampaikan untuk menjadi sisiwa yang penuh dedikasi dan daya saing dalam mengahadapi persaingan dunia haruslah memiliki skil dan keahlian serta mempunyai jiwa entrepreneurship (kewirausahaan) yang didasari dengan Akhlaq dan Moral 

Banyak bicara sedikit bekerja itulah yang rusak,seharusnya banyak kerja sedikit bicara yang dilandasi dengan akhlaq dan moral apalagi sebagai generasi penerus yang akan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang. 

"Bagaimana mau jadi pemimpin jika moral sudah rusak dan bobrok, oleh karena itu dari sekarang dijauhkan diri dari hal-hal yang bersifat negative dengan banyak berbuat untuk hal-hal yang bermanfaat” Kata Jefry Noer. 

Sebelumnya para siswa diajak meninjau Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. 

"Aaat ini Program telah dijalankan sebanyak 410 KK di Kampar,"Kata Jefry Noer. 

Oleh sebab itu ikutilah nasehat orang tua dan guru, tak mungkin selaku orang tua dan guru ingin menjerumuskan anak didiknya. 

”Balaslah budi baik orang tua dengan tunjukkan budi akhlaq yang baik kepada orang tua dan masyarakat, Untuk sukses penuh perjuangan, melawan pergaulan lingkungan yang sifatnya negative dan merugikan,"terangnya. 

"Sejak umur 8 tahun saya sudah mandiri, dalam membantu kehidupan padahal orang tua berkecukupan" Kata Jefry mencontohkan dan memberikan motivasi kepada 150 siswa yang mengadakan acara Ajang Prestasi Generasi muda tersebut. 

Hindarkan perbuatan-perbuatan yang belum sepantasnya, jaga marwah diri sebagai perempuan begitu juga dengan laki-laki yang penuh tanggung jawab,"ungkap Jefry sembari menambahkan apalagi saat ini narkoba lagi marak-marak dengan narkoba, oleh sebab itu hindarilah. 

Yang terpenting adalah kepribadian, dengan kepribadian inilah kita dapat menangkal godaan-godaan yang negative yang setiap saat merongrong kehidupan para remaja. Oleh karena itu Bupati Kampar meminta kepada remaja Kampar jika ingin sukses salah satu yang harus dimiliki adalah santun kepada orang tua. 

"Saya sangat sayang dengan anak-anak remaja sekalian , oleh sebab itu mulai dari sekarang jagalah akhlaq dan moral serta sopan santun kepada orang tua yang tak kenal lelah dalam mejadikan anak yang terbaik" Jefry Noer memotivasi. 

Kepada pihak Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Kampar Jefry menekankan dalam membuat kegiatan yang dapat bermanfaat kepada siswa-siswa dan pemuda dalam menjadikan sebagai generasi yang bersaing. 

"Karena itu mulailah dari diri sendiri agar orang tua tidak kecewa,"harap Jefry Noer diakhir pengarahannya. 

Sementara itu Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Kampar Edi Aprizal mengatakan bahwa tujuan kegiatan ajang prestasi remaja dalam menciptakan generasi yang berencana, maka dengan kegiatan ini para generasi muda dapat memehami begitu bahanya narkoba, seks bebas dan pernikahan dini, sehingga terciptanya generasi yang mandiri, berkarakter dalam menuju generasi emas di Kabupaten Kampar ini " Kata Edi Afrizal. 

Sementara itu Kasubbid Ketahanan Remaja BKBPP Kabupaten Kampar Lindawati menyampaikan bahwa para peserta kegiatan ini terdiri dari Kabupaten 80 orang yang mandiri 70 orang. Program ajang prestasi remaja tingkat Kabupaten Kampar, tentang genre memberikan materi untuk menuju dunia yang bersaing. 

Peserta berasal dari sepuluh sekolah SMP/ SMA dan SMK dari 6 Kecamatan yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, salo, Kampar Timur, gunung Sahilan, Kampar Kiri Tengah.(kam04)

KAMPAR, BANGKINANG - Dengan telah disahkannya penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016, maka setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) yang sudah menyusun program kegiatan untuk segera menggesa program tersebut, agar program pembangunan sebagaimana yang diharapkan dapat terealisasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisten II Setda Kampar H Nurbit saat memimpin rapat Evaluasi Pemerintah daerah kabupaten Kampar di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar Bangkinang Rabu (13/4/16). 

Ditambahkan Nurbit, program kegiatan yang ada disetiap SKPD, merupakan kegiatan yang telah menjadi tanggungjawab yang harus dijalankan dengan cepat dan sesuai aturan yang berlaku, dan yang lebih penting agar pelaksanaan kegiatan menjadi lebih efektif, agar bisa menyingkronkan kegiatan disetiap SKPD yang punya tujuan yang sama, agar nantinya tidak terjadi penggunaan anggaran yang mubazir 

“Untuk itu, harus ada perencanaan dan sinergitas dalam membuat suatu program kegiatan, agar tidak bentrok dan target yang ingin kita capai dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,”ujar Nurbit. 

Selain itu, perlu juga kepastian setiap SKPD betul-betul yakin akan tugasnya dan menguasai apa yang dikerjakannya, tentunya satu sama lain juga perlu saling berkoordinasi untuk sambil belajar sehingga bisa benar-benar menguasai tupoksi.

Contohnya sebelum kegiatan pelatihan apapun baik kegiatan bimbingan teknis disebuah SKPD dilaksnaankan tidak perlu melaksanakan kegiatan serupa dengan kegiatan ditempat lain, begitu juga koodinasi kegiatan setiap SKPD, Kecamatan bahkan Desa. Khusus terhadap dalam kegiatan yang dilaksananakan selama ini kekeliruan dalam penyerapan dana yang dikelolah Desa setempat.(kam04)

KAMPAR, SIAK HULU - Untuk membentuk generasi muda yang tangguh, maka haruslah dengan program serta aplikasi yang tangguh juga, karna jika hanya program saja yang bagus tanpa dibarengi dengan action yang bagus, maka semuanya akan sia-sia belaka. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Begitu dikatakan Bupati Kampar, Jefry Noer dalam arahannya saat membuka Ajang Prestasi Remaja yang dilaksanakan di Tiga Dara Hotel, Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Senin (11/4/16). 

Jefry Noer menegaskan setiap kegiatan dan program yang dilaksanakan di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggunakan uang masyarakat, jadi untuk itu harus ada tolok ukur keberhasilannya, agar apa yang kita lakukan tidak sia-sia belaka. 

Jadi pada kegiatan Ajang Prestasi Remaja ini, harus dibuat kegiatan-kegiatan yang berkualitas, artinya berkesan bagi seluruh peserta guna menambah wawasan dan mengembangkan diri, seperti lomba penyuluhan terhadap narkoba, lomba memainkan drama tentang akibat dari pergaulan bebas serta lomba untuk peningkatan ekonomi para generasi muda. 

"Jadi kedepannya seluruh SKPD hendaknya membuat program yang bermanfaat, karena tidak ada gunanya membuat kegiatan kalau hanya untuk mencari pemenang saja, tanpa punya manfaat yang jelas dan sebanding dengan anggaran yang telah dikeluarkan, Jadi jangan menghabiskan anggaran untuk kegiatan yang tidak bermanfaat," terangnya. 

Jefry Noer menambahkan, untuk membentuk pribadi yang baik, tidak cukup dengan sekedar bicara saja, tapi tunjukkanlah dengan prilaku, karena kita tidak memerlukan program yang baik, tapi kita memerlukan pelaksanaan atau action yang baik, karena kita masa depan Daerah ada pada generasi muda kita. 

Pada kesempatan tersebut, Jefry Noer berpesan kepada kepala BKBPP Kabupaten Kampar, Eri Afrizal, kedepannya agar membuat program yang betul-betul bermanfaat bagi generasi muda kita, tolong bina remaja-remaja kita ini, dengan membangun PIK (Pusat Informasi Konseling) Remaja mulai dari tingkat Desa sampai pada tingkat Kabupaten, agar mereka ini nantinya bisa menjadi cerminan bagi remaja dilingkungannya masing-masing. 

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Eva Yuliana yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa dengan adanya APR ini hendaknya bisa membuka dan menambah wawasan generasi muda kita. 

"Agar nantinya menjadi remaja yang tangguh berguna bagi nusa dan bangsa dan kami PKK akan selalu bekerjasama dengan BKBPP, untuk membuat program-program yang bermanfaat untuk para generasi muda kita, tentunya kegiatan yang kreatif dan inovatif serta berkualitas," tuturnya.(kam04)

KAMPAR, BANGKINANG - Bupati Kampar Jefry Noer berharap kepada pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar masa Bhakti 2016-2021 yang baru di lantik agar dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab amanah dan transparan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H. Jefry Noer saat memberikan pengarahan pada Pelantikan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar masa Bhakti 2016-2021 di Aula Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kampar pada Senin, (28/3/16). 

Ditambahkan Bupati bahwa kepengurusan ini sangat dituntut untuk bekerja transparan, sehingga akan menimbulkan minat dan niat untuk mengeluarkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar ini. 

“Harapan kedepan jadikan jabatan ini sebagai amanah bukan rahmat, karena tugas ini adalah amanah yang jauh lebih berat dari kepala SKPD, dengan keterbatasan dana sedangkan di Baznas mengelola dana dari masyarakat, dalam realita di lapangan meminta zakat kepada para aghniya (orang kaya) adalah tugas yang paling berat. 

"Oleh karena itu kerja keras seluruh pengurus dan berkoordinasi dengan instansi terkait dapat diberikan pemahaman agar wajib zakat tak perlu lagi diminta, dengan telah memahami tentang pentingnya mengeluarkan zakat ini masyarakat malah akan berlomba-lomba dalam mengeluarkan zakat-nya,"jelasnya. 

Ditambahkannya untuk saat ini yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya mengeluarkan zakat. 

"Sebab selama ini ada keraguan terhadap penyaluran zakat di Kabuaten Kampar ini. Oleh sebab itu kita jawab keraguan dari masyarakat dengan bekerja keras dan bersungguh dan transparan sehingga apa yang dilakukan oleh pengurus dapat dukungan dari masyarakat terutama,"tegasnya. 

Dikatakannya bahwa begitu pentingnya mengeluarkan zakat ini bila dibandingkan dengan apa yang telah kita lakukan selama ini seperti begitu rajin dan rutinnya kita mengeluarkan Pajak penghasilan (PPn) setiap tahunnya semenrtara untuk zakat kita ogah mengeluarkannya. 

“PPn aja kita bayar setiap tahunnya apalagi Zakat yang di minta pertanggung jawaban di hadapan Allah SWT di Akhirat kelak,"kata Jefry Noer. 

Seperti kita ketahui bahwa Zakat ini merupakan bagian harta jika sudah sampai nisabnya yang wajib kita keluarkan kepada 8 asnab (yang berhak menerima zakat), oleh karena itu dengan berjalannya zakat ini secara rutin akan dapat pengurangi kemiskinan, oleh sebab itu Penyaluran Zakat ini yang terbaik adalah kepada yang bersiafat produktif, sehingga nanti kemiskinan dapat berkurang dengan sendirinya. 

Diakhir arahan Jefry Noer meminta kepada Baznas Kabupaten Kampar untuk melakukan koordinasi dengan kantor Kementerian Agama Kampar dan instansi terkait dalam pengumpulan dan pendistribusian dan pendayagunaan Zakat, Melaporkan dan mempertanggung jawabkan pengolaan Zakat, infak dan shadaqah serta dana sosial keagamaan lainnya kepada Baznas dan Bupati Kampar setiap 6 bulan dan akhir tahun. 

Sementara itu Kepala Baznas Provinsi Riau H Auni M Nur dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dilantiknya Baznas Kabupaten Kampar maka dengan demikian pengelolaan zakat di Kabupaten Kampar hendaknya dapat dioptimalkan. 

“Diharapkan kepada pengurus Baznas Kab. Kampar dapat melakukan kerja sama yang baik dengan Pemkab Kampar dan Kemenag Kampar dan instansi terkait untuk selalu berkoordinasi dalam pelayanan, pengelolaan dan penyaluran Zakat di Kabupaten Kampar,"jelasnya. 

Pada kesempatan tersebut Dilantik sesuai dengan SK nomor 451.1/KS/113 tentang pengangkatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar masa bhakti 2016-2021 tersebut selaku ketua IR. H Basri Rasyid, dan empat orang wakil Ketua yakni Abazua Anwar, Ahmad Fauzi,H. Bakri Ahmad dan Djajusman. 

Pelantikan ini juga dihadiri Baznas Provinsi Riau H Auni M Nur Kepala Kantor Kementerian agama Kabupaten Kampar Fairus MA Forkopimda Kabupaten Kampar, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Kampar dan Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kampar, Camat se Kabupaten Kampar dan undangan.(kam03)

KAMPAR, BANGKINANG - Bupati Kampar H Jefry Noer selaku Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Provinsi Riau mengatakan diterbitkannya Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sangat menimbulkan “resah” para pengelola Lembaga Penyuluhan dan para penyuluh di semua tingkatan khususnya Kabupaten/kota baik yang berada di kecamatan maupun di desa-desa. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal tersebut dikatakannya usai mengikuti Dialog Interaktif dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XV Tahun 2016 di Sahid Sudirman Center, Hotel Sahid Jakarta. Rabu (22/3/16). 

Dijelaskannya hal ini terjadi karena dalam lampiran Undang Undang tersebut tidak mencantumkan tentang urursan penyuluhan. 

“Kondisi ini menimbulkan interprestasi bahwa kelembagaan Penyuluhan yang selama ini sudah mapan, aman, nyaman akan terusik bahkan bisa lebur, dan hal ini bertentangan dengan amanat Undang-Undang No. 16 Tahun 2006 tentang Sistim Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (SP3K) dan Undang-Undang No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani karena Undang-Undang ini telah mengamanatkan pembentukan Lembaga Penyuluhan disemua tingkat,"tutur Jefry. 

Terkait dengan itu Ketua Umum Dewan Pembina Perhiptani Pusat H Isran Noer saat memberikan sambutan menjelaskan bahwa dari 411 pasal dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 sama sekali tidak satu pun yang mengatur tentang Penyuluhan. 

”Oleh Karena itu, undang-undang ini tidak bisa diterapkan untuk aspek Penyuluhan sebab aspek penyuluhan secara keseluruhan tunduk pada UU No. 16 Tahun 2006 sehingga tidak ada dasar hukum bagi Menteri Dalam Negeri untuk membuat aturan peraturan seperti Perpres, untuk mengubah, menciptakan organ baru atau menggeser kewenangan yang bertentangan dengan UU No.16 Tahun 2006,"tegasnya. 

Menyikapi Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Organisasi Perangkat Daerah yang dibuat Kementerian Dalam Negeri dan berencana mengintegrasikan lembaga penyuluhan menjadi bagian dari dinas, tidak dapat diterima karena jelas bertentangan dengan peraturan Perundang-undangan. 

”Dalam hal ini penyuluhan Sektor Perikanan wewenangnya ditarik ke Pusat dan Sektor Kehutanan ditarik wewenangnya ke Provinsi, Undang-undang No 16 Tahun 2006 tetap berlaku seperti biasa hanya saja sektor Perikanan tidak melaksanakanan kegiatan penyuluhan di provinsi dan Kabupaten dan sektor kehutanan tidak melaksanakanan kegiatan penyuluhan di Kabupaten,"ujarnya. 

Ditambahkannya, Perhiptani sebagai organisasi profesi penyuluh yang beranggotakan lebih dari 60.000 orang dan tersebar di seluruh Indonesia merasa terpanggil untuk mencari solusi masalah keberlangsungan Lembaga Penyuluhan. 

”Masalah ini hanya bisa dapat diatasi dengan duduk bersama antara pihak-pihak terkait untuk saling tukas pikiran mencari jalan keluar melalui dialog interaktif ini,"tambah Isran. 

Sekjen Perhiptani Lamhi Hutauruk menambahkan berbagai persoalan ini nantinya akan di bahas dan solusinya akan kita ajukan ke Musyawarah Nasional Perhiptani yang tidak berapa lama lagi akan diselenggarakan. 

"Sehingga dapat memberikan win-win solution antara Penyuluh di seluruh Indonesia dan pihak-pihak terkait yang membuat aturan peraturan serta perundang-undangan,"tuturnya.(kam03)

KAMPAR, BANGKINANG - Segera melaksanakan tugas, jangan menunggu esok, apa yang dapat dikerjakan hari ini harus segera dikerjakan, apabila ditunda, maka pekerjaan lain pun pasti tertunda ini adalah falsafah yang harus dipegang. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Demikian dikatakan Sekdakab Kampar Zulfan Hamid ketika mewakili Bupati Kampar pada acara Pelantikan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Pejabat pimpinan tinggi pratama dan Pejabat Struktural diPemerintahan Kabupaten Kampar di Aula Kantor Bupati Kampar, Kamis (24/3/16). 

Zulfan Hamid menambahkan bahwa mutasi didalam ASN merupaka hal yang lumrah dan biasa, hal juga merupakan penyegaran bagi ASN yang dilantik, dan sebagai penyegaran pekerjaan yang baru. 

"ASN harus berpegang kepada Tupoksi, harus memahami uraian tugas, banyak setelah menerima SK tidak mempelajari Tupoksinya, dan yang paling penting adalah SKP, masih banyak pejabat struktural yang belum menyerahkan SKP," ujar Zulfan Hamid. 

Zulfan Hamid dalam arahannya juga menyampaikan agar meningkatkan kinerja dari masa ke masa, mulailah berfikir untuk meningkatkan kiner kita, caranya adalah yang mencintai pekerjaan, yang beradaptasi kepada tugas baru kita dan yang terakhir adalah menambah ilmu dengan cara mempelajari Tupoksi kita yang baru. 

"Selain itu pelantikan ini sebagai regulasi yang ada dan pembenahan organisasi yang juga didasari oleh hasil evaluasi terhadap kinerja pejabat struktural yang ada, dan mengandung arti penting dan harapan kedepan yang dinamis dan konstruktif baik dalam perancanaan, pengawasan, pelaksanaan dan tugas-tugas umum pemerintahan,"jelasnya. 

Disamping itu juga Zulfan Hamid menyampaikan pengembangan karier ASN (Aparatur Sipil Negara) khususnya pengangkatan pejabat struktural bukan sebuah proses yang mudah dan sederhana bagi pejabat pembina kepegawaian, karena memerlukan pertimbangan yang menyeluruh dan komprehensif agar diperoleh pejabat yang tepat dan cakap untuk menduduki suatu jabatan struktural. 

Dalam Pelantikan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Pejabat pimpinan tinggi pratama dan Pejabat Struktural diPemerintahan Kabupaten Kampar tersebut sebanyak 68 orang pejabat diantaranya 1 orang pejabat pimpinan tinggi pratama, 4 orang pejabat eselon IIIB, 45 orang pejabat eselon IVA, 18 orang pejabat IVB.(kam03)

KAMPAR, BANGKINANG - Dalam rangka menyusun Rancangan kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Kampar Tahun 2017 sesuai dengan Permendagri Nomor 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Pemerintah Kabupaten Kampar melaksanakan Musrenbang Kabupaten Tahun 2016, Rabu (23/3/16)dengan Tema Melanjutkan Pembangunan Guna Pencapaian Daya Saing Daerah dengan Keunggulan Perekonomian dilandasi Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas, Bertempat di Aula Kantor Bupati Kampar Jl Lingkar Bangkinang. 

Acara tersebut dihadiri oleh dari Kementrian Dalam Negeri Mudadi, dari bapenas Eva Arumansyah, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri,Forkofinda Kabupaten Kampar, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar, para Staf Ahli Bupati Kampar, para kepala Dinas, Kantor, Badan,Bagian serta para Camat. 

Dalam sambutan Bupati Bupati Kampar H Jefry Noer, yang di wakili oleh Sekretaris Daerah Kampar Zulfan Hamid mengatakan, Musrenbang ini diselenggarakan berdasarkan pada ketentuan Undang-Undang diantaranya, UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 

Serta Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah, yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008. 

Lebih lanjut dijelaskannya penyelenggaraan Musrenbang merupakan suatu instrumen penting untuk menghasilkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang tak terlepas dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar tahun 2012-2017, serta RKPD Provinsi dan RKPD Nasional. 

Karena, RKPD mempunyai arti yang penting, sebagai pedoman penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kampar 2017 mendatang, kita berupaya Perencanaan Pembangunan 2017 nanti, harus sesuai dengan pencapaian visi dan misi Kabupaten Kampar, dalam menjawab isu strategis kebijakan pembangunan di Kabupaten ini,”ujarnya. 

Dalam kesempatan itu pula, dirinya memaparkan beberapa prioritas dalam pembangunan Kabupaten Kampar sesuai dengan lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar yakni dalam Penigkatan Aklak dan Moral, Peningkatan Ekonomi Kerakyatan, Peningkatan Sumber Daya Manusia, Peningkatan Pelayanan Kesehatan serta dalam peningkatan infrastruktur. 

Dalam beberapa hal tersebut yang diprioritaskan untuk masyarakat miskin dalam peningkatan ekonominya untuk mewujudkan zero kemiskinan,, zero pengangguran dan zero rumah kumuh melalui program Rumah Tangga Mandiri Pangand dan Energi (RTMPE). 

Dari berbagai program kemasyarakatan tersebut, diimplementasikan pada usulan program dan kegiatan yang tertuang pada dokumen perencanaan sesuai bidang kewenangan dari masing-masing SKPD dari berbagai sumber. Baik dana APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten. 

Dengan demikian Zulfan berharap, dalam Musrenbang kali ini, berbagai program dan kegiatan yang telah diusulkan dapat didiskusikan serta di kritisi secara konstruktif dan komprehensif. Sehingga bisa menghasilkan dokumen perencanaan yang rasional dan realistis sesuai dengan kemampuan pendanaan yang ada. 

Selain itu Zulfan juga berharap, agar bagian dari siklus Musrenbang tersebut tidak dipandang sebagai kegiatan rutinitas, atau sekedar formalitas melaksanakan tahapan saja. 

"Musrenbang Kabupaten Kampar ini harus menjadi forum penjaringan aspirasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan kedepan, sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 54 Tahun 2010,” ungkapnya.(kam03)

BERITA RIAU, KAMPAR - Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di seluruh Indonesia mulai hari ini tanggal 8 hingga 15 Maret 2016, begitu juga untuk Tingkat Kabupaten Kampar yang dibuka oleh Bupati Kampar H Jefry Noer. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Kegiatan ini juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar sekaligus anggota DPRD Provinsi Riau, Camat se-Kabupaten Kampar, Kepala Puskesmas serta masyarakat dilapangan Merdeka Bangkinang Kota. 

Bupati Kampar saat membacakan Pidato Presiden RI Joko Widodo mengatakan Program Imunisasi merupakan salah satu program kesehatan yang paling efektif dan utama dalam pengendalian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I yang mencakup 5 juta orang bayi di seluruh Indonesia.

"Pencapaian target program imunisasi memerlukan dukungan para paakar dari berbagai disiplin ilmu termasuk dokter spesialis, ahli kesehatan masyarakat dan ahli hukum serta wakil-wakil dari jajaran lintas sektor serta organisasi profesi bidang kesehatan,"terangnya. 

Dijelaskanya bahwa Indonesian telah berhasil mendapatkan sertifikasi bebas polio bersama Negara-negara 

South East Asio Region (SEARO) lainnya pada bulan Maret 2014, akan tetapi masih ada 2(dua) Negara yaitu Afganistan dan Pakistan yang masih endemis polio. Untuk menyikapi hal ini, dibutuhkan komitmen seluruh Negara-negara di dunia untuk bersama-sama melakukan upaya pelaksanaan tahapan kegiatan menuju dunia bebas polio pada tahun 2020. 

Jika hal ini dapat kita wujudkan, maka ini adalah sebuah prestasi besar kedua yang dicapai masyarakat dunia kesehatan setelah pembasmian atau Eradikasi Cacar atau Variolla tahun 1974. 

“Hari ini kita akan melaksanakan pencanangan sebagai tanda dimulainya Pekan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional Polio yang dilaksanakan secara serentak dari 8 hingga 15 Maret 2016 disleuruh tanah air, kecuali DI Yogyakarta, sasaran kegiatan ini adalah anak usia 0-59 bulan (balita) yang merupakan kelompok paling rentan untuk tertular penyakit polio”.ucap Jefry 

Kegiatan ini sangat penting dilakukan sebagai upaya mitigasi dalam memberikan perlindungan optimal dari penyakit polio di Indonesia, dan hal yang tidak kalah pentingnya adalah untuk selalu mempertahankan cakupan imunisasi polio di atas 95 persen. 

Jefry juga membacakan himbauan Presiden, agar semua pihak dapat melakukan upaya dan memberikan dukungan bagi kesuksesan PIN polio ini agar semua balita Indonesia di sekuruh Tanah Air di bawa ke Pos PIN yang terdekat untuk memperoleh tetesan vaksin polio. 

“Dengan imunisasi polio kita ciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas, yang bebas dari cacat tubuh karena polio”.tegasnya 

Pekan Imunisasi Nasional ini juga merupakan bagian dari perjuangan besar seluruh umta manusia untuk memerangi penyakit dan virus Polio. 

Bupati Kampar didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kampar serta Forkopimda pada acara tersebut juga menyerahkan hadiah lomba Penyuluan kader terbaik dan balita sehat se Kabupaten Kampar serta memberikan Imunisasi kepada anak-anak balita dan mengunting pita balon pertanda dibukanya secara resmi PIN tahun 2016.(kam03)
Diberdayakan oleh Blogger.