KAMPAR, SIAK HULU - Dalam proses pembangunan agar dapat terlaksanan dengan baik dan tepat sasaran hendaknya dapat direncanakan dengan sematang mungkin dan di kawal. Oleh sebab itu merupakan tugas kita semua untuk mencapai hal ini. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer saat memberikan kata sambutan dan arahannya saat menerima dan silaturrahmi dengan masyarakat dari 2 Desa yakni Desa Tarai Bangun dan Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang yang diadakan di lokasi RTMPE di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu pada Selasa, (26/4/16). 

“Merupakan tugas kita semua dalam mengawal pembangunan agar pemabngunan tepat sasaran dan ini merupakan tugas kita semua dalam mencapai hal ini,"kata Jeffry Noer. 

Ditambahkannya bahwa selama ini kita telah melaksanakan berbagai program pembnagunan yang tertampung dalam lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar mulai dari SDM maupun pada bidang pelayanan Kesehatan disamping pembangunan pada pilar-pilar yang lainnya yakni Akhlaq dan moral, Ekonomi Kerakyatan, dan Infrastruktur terus digesa capainnya. 

“Pada bidang Sumber Daya Manusia kita telah melaksanakan pendidikan gratis bagi semua sekolah, disamping itu juga kita telah membantu penyediaan pakaian anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA yang telah programkan mulai dari tahun 2012 sampai tahun 2014,”kata Jefry Noer. 

Sementara itu pada bidang kesehatan telah kita laksanakan pelanan Puskesmas dengan layanan 24 jam, sehingga tidak ada lagi halangan bagi masyarakat yang terkendala dalam pelayanan kesehatan. 

“Dari program tersebut kita sangat berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat, namun tentunya tidak semua yang biisa kita puaskan masih ada kekurangan disana sini, disinilah letak kita dalam melaksanakan pengawasan dan pengawalam terhadap pembangunan yang dilaksanakan” Tambah Bupati Kampar yang mendengar masih ada anak sekolah yang bayar buku, registrasi dan lainnya serta masih ada yang beli obat dengan alasan tidak ada tersedia di Puskesmas. 

“Seluruh kita dan elemen masyarakat bersama-sama dengan pemerintah dapat mengawal pembangunan dalam proses pelaksananaan hingga tepat sasaran,”harap Bupati Kampar.(kam04)

KAMPAR, TAMBANG - Saat ini impian saya selaku Bupati Kampar dalam merealisaskan Zero pengangguran, kemiskinan dan rumah kumuh belum tercapai dan masih jauh dari harapan. Sudah banyak program yang digulirkan oleh Pemerintah Daerah. Salah satunya program yang sedang dijalankan adalah Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi yang jika dijalankan dengan sungguh-sunguh mampu menghasilkan 10 hingga 25 juta perbulan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal ini disampaikan Bupati Kampar ketika menggelar Dialog dengan masyarakat Desa Tambang pada acara Silaturahmi Bupati Kampar Bersama Masyarakat Desa Tambang Kecamatan Tambang. Kamis (21/4/16) 

Dalam Silaturahmi itu pula Jefry Noer selalu mengajak masyarakat Desa Tambang untuk mendirikan program RTMPE di masing-masing keluarganya. 

"Pemerintah telah menciptakan program yang sangat mengerti kebutuhan masyarakat, tinggal lagi masyarakat mau apa tidaknya. Ini semua butuh kerjasama antara Pemerintah dengan masyarakatnya," ujar Jefry Noer. 

Bukan saja program pertanian, perkebunan dan pertanian saja yang digesa pemda tetapi untuk kaum wanita juga diberdayakan juga, seperti pelatihan jahit menjahit bagi wanita produktif dan putus sekolah, dengan pelatihan jahit ini wanita dikabupaten Kampar mampu memiliki penghasilan sendiri tanpa lagi bergantung kepada penghasilan suami. 

Dipaparkan Jefry Noer dengan adanya usaha Peternakan sapi sebanyak enam ekor yang mampu menghasilkan 1000 sampai 1500 liter urine sapi perbulan kemudian urine diolah sehingga dapat menghasilkan pupuk cair. 

"Kalau diambil hasil terendah saja 1000 liter pupuk cair perbulan dengan harga jual 15 ribu sampai 25 ribu perliternya sudah 15 sampai 25 juta hasilnya dari pupuk cair ditambah hasil kotoran padat sapi,mampu menghasilkan pupuk padat atau biogas untuk sumber energi listrik dan memasak," ujar Jefry Noer. 

Ditambahkan Bupati Kampar Biogas itupun dapat dijual atau untuk konsumsi sendiri memenuhi kebutuhan listrik atau memasak dirumah, kan sudah sangat membantu mengurangi biaya listrik dan gas atau kebutuhan minyak tanah di Rumah Tangga (RT) dalam sebulan. 

Selain itu ada ternak ayam petelur sampai 100 ekor, yang dapat juga untuk ditetaskan telurnya supaya menghasilkan anak ayam dengan penghasilan 50 sampai 70 butir telur perharinya. 

Ada kolam ikan lele kerambah dengan pola kolam terpal ukuran 6 x 6 atau 4 x 6 hingga 4 000 ekor ditambah usaha pertanian tanaman pangan seperti tanaman bawang atau cabai dengan lahan hanya 400 meter persegi termasuk unit usaha rumah jamurnya. 

Didalam RTMPE ini keluarga hanya tinggal membeli kebutuhan beras, minyak goreng, gula dan kopi dan kebutuhan yang tidak ada di lahan RTMPE itu, selain itu petani RTMPE bisa menghasilkan uang dengan tetap beribadah dengan kutuk ungkap Jefry Noer. 

"Dilahan RTMPE kalau di olah dengan maksimal dapat menghasilkan uang puluhan juta perbulannya Dan petani Pengolah RTMPE bisa menunaikan Ibadah Haji selain itu diluar penghasilan dari anak sapi 6 ekor pertahunnya termasuk daging ayamnya,”kata Jefry Noer. 

Kades Tambang Apriyanto kami masyarakat Desa Tambang selalu berusaha untuk bersama berusaha keluar dari kemiskinan dan serba kekurangan. Hanya dengan mengaplikasikan Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) merupakan salah satu upaya mewujudkan impian keluar dari kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh. 

Masih banyak masyarakat yang menginginkan untuk belajar bertani, berternak sapi yang menghasilkan Urine dan lainnya serta bagaimana cara mengelola pertanian yang menghasilkan uang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa ini pungkas Apriyanto.(kam04)

KAMPAR, BANGKINANG - Keberadaan Koperasi merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kesulitan karyawan perusahaan dimana saja, termasuk juga para Aparatur Sipil Negara (ASN), kalau saja koperasi tidak ada, maka yang akan bertindak itu nantinya rentenir. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
“Kalau saja sudah rentenir yang bertindak, uang yang dipinjam 10 juta selama 100 hari bayarnya 13 juta rupiah, bayangkan saja sampai 30 persen selama 3 bulan, jadi tiap bulannya 10 persen, dalam hal inilah koperasi mempunyai peran yang sangat penting untuk memberantas dari pada rentenir-rentenir itu," terang Bupati Kampar H. Jefry Noer pada saat memberikan pengarahan pada acara penyerahan kredit usaha dari BPR Sarimadu kepada koperasi karyawan (Kopkar) Sejahtera kebun Rama-Rama Estate di lapangan bola kaki rama-rama PT Ramajaya Pramukti Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Jum’at (15/4/16). 

Dalam kesempatan itu hadir juga Sekcam Tapung Hendri, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Rahmat Jevary Juniardo, kepala Desa se Kecamatan Tapung, pengurus Dubalang Kabupaten Kampar beserta pengurus Dubalang Kampar Kecamatan Tapung. 

Jefry mengatakan uang yang telah diberikan oleh BPR Sarimadu itu adalah uang pinjaman bukan uang hadiah, maka pinjaman ini, jangan sampai telat dan menunggak. Saya sangat yakin Kopkar Sejahtera kebun rama-rama estate ini pegawainya itu betul-betul tertib, apalagi pembayarannya nanti langsung dipotong oleh perusahaan itu tidak akan pernah melenceng. 

“Harapan saya nantinya, jasanya jangan mahal-mahal, dan saya juga minta kepada direktur BPR Sarimadu bunganya nanti juga disesuaikan, jangan mahal-mahal, karena tujuan kita adalah untuk membantu masyarakat,”katanya. 

Lebih lanjut, kata dia, yang paling terpenting pesan saya kepada pengurus koperasi jangan dimacetkan, tetapi kalau bapak teratur pembayarannya, saya minta ke dirut BPR Sarimadu 3 bulan lagi jadikan kredit usahanya 2 milyar, 3 bulan kedepannya kalau lancar lagi tambah lagi jadi 4 milyar. 

“Maka saya sangat yakin, Kopkar Sejahtera kebun rama-rama estate ini yang dahulunya pernah jadi no 7 di Indonesia, saya harapkan dengan kepengurusan yang sekarang bisa lebih maju lagi, jangan sampai uang itu dibawa kabur pula,”tambahnya. 

Sementara itu Direktur BPR Sarimadu Kabupaten Kampar Siswoyo mengatakan dalam hal ini BPR Sarimadu berusaha mendekatkan diri dengan masyarakat termasuk juga masyarakat yang berada dilingkungan PT Ramajaya Pramukti, dalam waktu berjalan kita sudah berusaha bekerjasama dengan koperasi Kopkar PT ramajaya Pramukti. 

Dalam kesempatan ini dengan tahap awal menyalurkan dana 1 Milyar, yang nanti dari koperasi akan disalurkan kepada anggota koperasinya, jadi kita langsung memberikannya melalui pengurus koperasinya, yang selanjutnya akan diteruskan oleh pengurus koperasi kepada karyawan koperasinya. 

“Kedepannya saya juga berharap, bisa berlanjut secara harmonis, berkesinambungan tidak sebatas dengan koperasinya saja, mudah-mudahan seluruh operasional di PT Ramajaya Pramukti kita bisa memberikan peran dalam menfasilitasi layanan perbankan, baik itu sektor perkuita maupun sektor penghimpunan dan penyaluran dana, kita juga siap untuk memberikan fasilitas seandainya nanti diamanahkan antar jemput dana, dan penyaluran gaji kita juga siap,”katanya. 

Selanjutnya CEO PT Perkebunan Sinar Mas (PSM) 5 Franciscus Costan mengatakan program kredit usaha yang digulirkan pada Kopkar Sejahtera kebun Rama-Rama Estate ini oleh BPR Sarimadu sebagai lembaga perbankan dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Kampar tentunya harus disambut baik dan memberikan penghargaan kami yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Kampar dan Direktur BPR Sarimadu. 

"Program ini harus kita sukseskan, walau bagaimanapun ini salah satu bentuk dari kepedulian dan upaya Pemkab kampar untuk mewujudkan program yang bermuara untuk mewujudkan zero kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh yang telah dicanangkan oleh Bapak Bupati Kampar,"ucapnya. 

“Dimana hingga saat ini masih berlangsung dari waktu ke waktu demi tercapainya masyarakat Kabupaten Kampar yang sejahtera dan memiliki tingkat perekonomian yang lebih baik,”tambahnya.. 

Franciscus juga berharapa bagi karyawan PT Ramajaya Pramukti yang tergabung dalam Kopkar Sejahtera kebun rama-rama estate dengan diberikannya bantuan kredit usaha ini tentunya patut disyukuri, karena saudara-saudara sekalian selain sudah mendapatkan pekerjaan yang layak dari perusahaan juga telah mendapat perhatian yang cukup tinggi dari Pemkab Kampar melalui kredit usaha yang sudah diberikan dari BPR Sarimadu ini. 

Namun kami juga sangat berharap apa yang sudah diberikan dan apa yang sudah diterima dapat dimanfaatkan dan dipergunakan sebaik-baiknya, karena sekarang kita sudah memiliki tanggung jawab atas apa yang telah diberikan dari BPR Sarimadu. 

“Kunci keberhasilan saudara-saudara nantinya tidak terlepas dari bagaimana mengelola badan modal usaha dengan usaha yang akan saudara lakukan, begitu juga kemampuan untuk mencicil dan mengembalikan pinjaman yang sudah diberikan secara tepat waktu, hal itu kita lakukan guna untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh BPR Sarimadu dan Pemkab Kampar, ini harus kita strategikan dengan baik, sehingga nantinya tidak menjadi problem saudara-saudara dalam menjalankan kehidupan sehari-harinya untuk menjadi lebih baik,”pungkasnya.(kam04)

KAMPAR, BANGKINANG - Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberantasan korupsi dan program pencegahan tindak pidana korupsi, Bupati Kampar H Jefry Noer Noer menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang digelar di Pekanbaru.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Rakor KPK bersama para pejabat pusat dan daerah Riau dilaksanakan di Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (13/4). 

Tampak hadir Pimpinan KPK Saut Situmorang, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan pimpinan kementerian dan lembaga tinggi negara seperti Kemendagri, Kemenkeu, Kemenpan-RB, BPK, BPKP, LKPP serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya yang terkait seperti Ketua DPRD, bupati, wali kota dan Ketua DPRD kabupaten/kota se-Riau.

Bupati Kampar H Jefry Noer SH melalui Kabag Humas Pemkab Kampar Sabaruddin SSos mengatakan, bahwa rapat tersebut digelar oleh KPK dalam rangka melakukan pendampingan terhadap tata kelola pemerintahan daerah guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di Provinsi Riau. 

‘’Oleh karena itu, untuk memperkuat konsolidasi dan komitmen pemerintah daerah, khususnya di lingkungan pemerintah provinsi Riau, maka digelarlah rakor tersebut,’’ ungkapnya.

Sabaruddin menjelaskan bahwa rakor KPK dengan sejumlah pemangku kepentingan di Riau bertujuan memberikan pencerahan kepada pejabat di daerah tentang tindak pidana korupsi. ‘’Rakor ini sangat bermanfaat karena diisi juga dengan dialog, sehingga banyak hal yang bisa didiskusikan,’’ ucapnya.(kam04)

KAMPAR, SIAK HULU - Dalam mempersiapkan serta menghadapi tantangan untuk Generasi Rencana (Genre) dan generasi emas harus dimiliki Akhlaq dan moral pada setiap siswa dan sisiwi di Kabupaten Kampar. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer saat memberikan arahan pada kunjungan sisiwa dan siswi pada ajang prestasi Remaja 2016 Genre Tingkat Kabupaten Kampar yang diadakan di Komplek P4S Karya Nyata Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Selasa (12/4/16). 

Bupati Kampar H Jefry Noer dalam pengarahannya menyampaikan untuk menjadi sisiwa yang penuh dedikasi dan daya saing dalam mengahadapi persaingan dunia haruslah memiliki skil dan keahlian serta mempunyai jiwa entrepreneurship (kewirausahaan) yang didasari dengan Akhlaq dan Moral 

Banyak bicara sedikit bekerja itulah yang rusak,seharusnya banyak kerja sedikit bicara yang dilandasi dengan akhlaq dan moral apalagi sebagai generasi penerus yang akan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang. 

"Bagaimana mau jadi pemimpin jika moral sudah rusak dan bobrok, oleh karena itu dari sekarang dijauhkan diri dari hal-hal yang bersifat negative dengan banyak berbuat untuk hal-hal yang bermanfaat” Kata Jefry Noer. 

Sebelumnya para siswa diajak meninjau Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. 

"Aaat ini Program telah dijalankan sebanyak 410 KK di Kampar,"Kata Jefry Noer. 

Oleh sebab itu ikutilah nasehat orang tua dan guru, tak mungkin selaku orang tua dan guru ingin menjerumuskan anak didiknya. 

”Balaslah budi baik orang tua dengan tunjukkan budi akhlaq yang baik kepada orang tua dan masyarakat, Untuk sukses penuh perjuangan, melawan pergaulan lingkungan yang sifatnya negative dan merugikan,"terangnya. 

"Sejak umur 8 tahun saya sudah mandiri, dalam membantu kehidupan padahal orang tua berkecukupan" Kata Jefry mencontohkan dan memberikan motivasi kepada 150 siswa yang mengadakan acara Ajang Prestasi Generasi muda tersebut. 

Hindarkan perbuatan-perbuatan yang belum sepantasnya, jaga marwah diri sebagai perempuan begitu juga dengan laki-laki yang penuh tanggung jawab,"ungkap Jefry sembari menambahkan apalagi saat ini narkoba lagi marak-marak dengan narkoba, oleh sebab itu hindarilah. 

Yang terpenting adalah kepribadian, dengan kepribadian inilah kita dapat menangkal godaan-godaan yang negative yang setiap saat merongrong kehidupan para remaja. Oleh karena itu Bupati Kampar meminta kepada remaja Kampar jika ingin sukses salah satu yang harus dimiliki adalah santun kepada orang tua. 

"Saya sangat sayang dengan anak-anak remaja sekalian , oleh sebab itu mulai dari sekarang jagalah akhlaq dan moral serta sopan santun kepada orang tua yang tak kenal lelah dalam mejadikan anak yang terbaik" Jefry Noer memotivasi. 

Kepada pihak Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Kampar Jefry menekankan dalam membuat kegiatan yang dapat bermanfaat kepada siswa-siswa dan pemuda dalam menjadikan sebagai generasi yang bersaing. 

"Karena itu mulailah dari diri sendiri agar orang tua tidak kecewa,"harap Jefry Noer diakhir pengarahannya. 

Sementara itu Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Kampar Edi Aprizal mengatakan bahwa tujuan kegiatan ajang prestasi remaja dalam menciptakan generasi yang berencana, maka dengan kegiatan ini para generasi muda dapat memehami begitu bahanya narkoba, seks bebas dan pernikahan dini, sehingga terciptanya generasi yang mandiri, berkarakter dalam menuju generasi emas di Kabupaten Kampar ini " Kata Edi Afrizal. 

Sementara itu Kasubbid Ketahanan Remaja BKBPP Kabupaten Kampar Lindawati menyampaikan bahwa para peserta kegiatan ini terdiri dari Kabupaten 80 orang yang mandiri 70 orang. Program ajang prestasi remaja tingkat Kabupaten Kampar, tentang genre memberikan materi untuk menuju dunia yang bersaing. 

Peserta berasal dari sepuluh sekolah SMP/ SMA dan SMK dari 6 Kecamatan yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, salo, Kampar Timur, gunung Sahilan, Kampar Kiri Tengah.(kam04)

KAMPAR, BANGKINANG - Dengan telah disahkannya penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016, maka setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) yang sudah menyusun program kegiatan untuk segera menggesa program tersebut, agar program pembangunan sebagaimana yang diharapkan dapat terealisasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisten II Setda Kampar H Nurbit saat memimpin rapat Evaluasi Pemerintah daerah kabupaten Kampar di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar Bangkinang Rabu (13/4/16). 

Ditambahkan Nurbit, program kegiatan yang ada disetiap SKPD, merupakan kegiatan yang telah menjadi tanggungjawab yang harus dijalankan dengan cepat dan sesuai aturan yang berlaku, dan yang lebih penting agar pelaksanaan kegiatan menjadi lebih efektif, agar bisa menyingkronkan kegiatan disetiap SKPD yang punya tujuan yang sama, agar nantinya tidak terjadi penggunaan anggaran yang mubazir 

“Untuk itu, harus ada perencanaan dan sinergitas dalam membuat suatu program kegiatan, agar tidak bentrok dan target yang ingin kita capai dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,”ujar Nurbit. 

Selain itu, perlu juga kepastian setiap SKPD betul-betul yakin akan tugasnya dan menguasai apa yang dikerjakannya, tentunya satu sama lain juga perlu saling berkoordinasi untuk sambil belajar sehingga bisa benar-benar menguasai tupoksi.

Contohnya sebelum kegiatan pelatihan apapun baik kegiatan bimbingan teknis disebuah SKPD dilaksnaankan tidak perlu melaksanakan kegiatan serupa dengan kegiatan ditempat lain, begitu juga koodinasi kegiatan setiap SKPD, Kecamatan bahkan Desa. Khusus terhadap dalam kegiatan yang dilaksananakan selama ini kekeliruan dalam penyerapan dana yang dikelolah Desa setempat.(kam04)

KAMPAR, SIAK HULU - Untuk membentuk generasi muda yang tangguh, maka haruslah dengan program serta aplikasi yang tangguh juga, karna jika hanya program saja yang bagus tanpa dibarengi dengan action yang bagus, maka semuanya akan sia-sia belaka. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Begitu dikatakan Bupati Kampar, Jefry Noer dalam arahannya saat membuka Ajang Prestasi Remaja yang dilaksanakan di Tiga Dara Hotel, Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Senin (11/4/16). 

Jefry Noer menegaskan setiap kegiatan dan program yang dilaksanakan di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggunakan uang masyarakat, jadi untuk itu harus ada tolok ukur keberhasilannya, agar apa yang kita lakukan tidak sia-sia belaka. 

Jadi pada kegiatan Ajang Prestasi Remaja ini, harus dibuat kegiatan-kegiatan yang berkualitas, artinya berkesan bagi seluruh peserta guna menambah wawasan dan mengembangkan diri, seperti lomba penyuluhan terhadap narkoba, lomba memainkan drama tentang akibat dari pergaulan bebas serta lomba untuk peningkatan ekonomi para generasi muda. 

"Jadi kedepannya seluruh SKPD hendaknya membuat program yang bermanfaat, karena tidak ada gunanya membuat kegiatan kalau hanya untuk mencari pemenang saja, tanpa punya manfaat yang jelas dan sebanding dengan anggaran yang telah dikeluarkan, Jadi jangan menghabiskan anggaran untuk kegiatan yang tidak bermanfaat," terangnya. 

Jefry Noer menambahkan, untuk membentuk pribadi yang baik, tidak cukup dengan sekedar bicara saja, tapi tunjukkanlah dengan prilaku, karena kita tidak memerlukan program yang baik, tapi kita memerlukan pelaksanaan atau action yang baik, karena kita masa depan Daerah ada pada generasi muda kita. 

Pada kesempatan tersebut, Jefry Noer berpesan kepada kepala BKBPP Kabupaten Kampar, Eri Afrizal, kedepannya agar membuat program yang betul-betul bermanfaat bagi generasi muda kita, tolong bina remaja-remaja kita ini, dengan membangun PIK (Pusat Informasi Konseling) Remaja mulai dari tingkat Desa sampai pada tingkat Kabupaten, agar mereka ini nantinya bisa menjadi cerminan bagi remaja dilingkungannya masing-masing. 

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar Eva Yuliana yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa dengan adanya APR ini hendaknya bisa membuka dan menambah wawasan generasi muda kita. 

"Agar nantinya menjadi remaja yang tangguh berguna bagi nusa dan bangsa dan kami PKK akan selalu bekerjasama dengan BKBPP, untuk membuat program-program yang bermanfaat untuk para generasi muda kita, tentunya kegiatan yang kreatif dan inovatif serta berkualitas," tuturnya.(kam04)

KAMPAR, BANGKINANG - Bupati Kampar Jefry Noer berharap kepada pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar masa Bhakti 2016-2021 yang baru di lantik agar dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab amanah dan transparan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H. Jefry Noer saat memberikan pengarahan pada Pelantikan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar masa Bhakti 2016-2021 di Aula Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kampar pada Senin, (28/3/16). 

Ditambahkan Bupati bahwa kepengurusan ini sangat dituntut untuk bekerja transparan, sehingga akan menimbulkan minat dan niat untuk mengeluarkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar ini. 

“Harapan kedepan jadikan jabatan ini sebagai amanah bukan rahmat, karena tugas ini adalah amanah yang jauh lebih berat dari kepala SKPD, dengan keterbatasan dana sedangkan di Baznas mengelola dana dari masyarakat, dalam realita di lapangan meminta zakat kepada para aghniya (orang kaya) adalah tugas yang paling berat. 

"Oleh karena itu kerja keras seluruh pengurus dan berkoordinasi dengan instansi terkait dapat diberikan pemahaman agar wajib zakat tak perlu lagi diminta, dengan telah memahami tentang pentingnya mengeluarkan zakat ini masyarakat malah akan berlomba-lomba dalam mengeluarkan zakat-nya,"jelasnya. 

Ditambahkannya untuk saat ini yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya mengeluarkan zakat. 

"Sebab selama ini ada keraguan terhadap penyaluran zakat di Kabuaten Kampar ini. Oleh sebab itu kita jawab keraguan dari masyarakat dengan bekerja keras dan bersungguh dan transparan sehingga apa yang dilakukan oleh pengurus dapat dukungan dari masyarakat terutama,"tegasnya. 

Dikatakannya bahwa begitu pentingnya mengeluarkan zakat ini bila dibandingkan dengan apa yang telah kita lakukan selama ini seperti begitu rajin dan rutinnya kita mengeluarkan Pajak penghasilan (PPn) setiap tahunnya semenrtara untuk zakat kita ogah mengeluarkannya. 

“PPn aja kita bayar setiap tahunnya apalagi Zakat yang di minta pertanggung jawaban di hadapan Allah SWT di Akhirat kelak,"kata Jefry Noer. 

Seperti kita ketahui bahwa Zakat ini merupakan bagian harta jika sudah sampai nisabnya yang wajib kita keluarkan kepada 8 asnab (yang berhak menerima zakat), oleh karena itu dengan berjalannya zakat ini secara rutin akan dapat pengurangi kemiskinan, oleh sebab itu Penyaluran Zakat ini yang terbaik adalah kepada yang bersiafat produktif, sehingga nanti kemiskinan dapat berkurang dengan sendirinya. 

Diakhir arahan Jefry Noer meminta kepada Baznas Kabupaten Kampar untuk melakukan koordinasi dengan kantor Kementerian Agama Kampar dan instansi terkait dalam pengumpulan dan pendistribusian dan pendayagunaan Zakat, Melaporkan dan mempertanggung jawabkan pengolaan Zakat, infak dan shadaqah serta dana sosial keagamaan lainnya kepada Baznas dan Bupati Kampar setiap 6 bulan dan akhir tahun. 

Sementara itu Kepala Baznas Provinsi Riau H Auni M Nur dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dilantiknya Baznas Kabupaten Kampar maka dengan demikian pengelolaan zakat di Kabupaten Kampar hendaknya dapat dioptimalkan. 

“Diharapkan kepada pengurus Baznas Kab. Kampar dapat melakukan kerja sama yang baik dengan Pemkab Kampar dan Kemenag Kampar dan instansi terkait untuk selalu berkoordinasi dalam pelayanan, pengelolaan dan penyaluran Zakat di Kabupaten Kampar,"jelasnya. 

Pada kesempatan tersebut Dilantik sesuai dengan SK nomor 451.1/KS/113 tentang pengangkatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar masa bhakti 2016-2021 tersebut selaku ketua IR. H Basri Rasyid, dan empat orang wakil Ketua yakni Abazua Anwar, Ahmad Fauzi,H. Bakri Ahmad dan Djajusman. 

Pelantikan ini juga dihadiri Baznas Provinsi Riau H Auni M Nur Kepala Kantor Kementerian agama Kabupaten Kampar Fairus MA Forkopimda Kabupaten Kampar, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Kampar dan Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kampar, Camat se Kabupaten Kampar dan undangan.(kam03)

KAMPAR, BANGKINANG - Bupati Kampar H Jefry Noer selaku Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Provinsi Riau mengatakan diterbitkannya Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sangat menimbulkan “resah” para pengelola Lembaga Penyuluhan dan para penyuluh di semua tingkatan khususnya Kabupaten/kota baik yang berada di kecamatan maupun di desa-desa. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal tersebut dikatakannya usai mengikuti Dialog Interaktif dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XV Tahun 2016 di Sahid Sudirman Center, Hotel Sahid Jakarta. Rabu (22/3/16). 

Dijelaskannya hal ini terjadi karena dalam lampiran Undang Undang tersebut tidak mencantumkan tentang urursan penyuluhan. 

“Kondisi ini menimbulkan interprestasi bahwa kelembagaan Penyuluhan yang selama ini sudah mapan, aman, nyaman akan terusik bahkan bisa lebur, dan hal ini bertentangan dengan amanat Undang-Undang No. 16 Tahun 2006 tentang Sistim Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (SP3K) dan Undang-Undang No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani karena Undang-Undang ini telah mengamanatkan pembentukan Lembaga Penyuluhan disemua tingkat,"tutur Jefry. 

Terkait dengan itu Ketua Umum Dewan Pembina Perhiptani Pusat H Isran Noer saat memberikan sambutan menjelaskan bahwa dari 411 pasal dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 sama sekali tidak satu pun yang mengatur tentang Penyuluhan. 

”Oleh Karena itu, undang-undang ini tidak bisa diterapkan untuk aspek Penyuluhan sebab aspek penyuluhan secara keseluruhan tunduk pada UU No. 16 Tahun 2006 sehingga tidak ada dasar hukum bagi Menteri Dalam Negeri untuk membuat aturan peraturan seperti Perpres, untuk mengubah, menciptakan organ baru atau menggeser kewenangan yang bertentangan dengan UU No.16 Tahun 2006,"tegasnya. 

Menyikapi Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Organisasi Perangkat Daerah yang dibuat Kementerian Dalam Negeri dan berencana mengintegrasikan lembaga penyuluhan menjadi bagian dari dinas, tidak dapat diterima karena jelas bertentangan dengan peraturan Perundang-undangan. 

”Dalam hal ini penyuluhan Sektor Perikanan wewenangnya ditarik ke Pusat dan Sektor Kehutanan ditarik wewenangnya ke Provinsi, Undang-undang No 16 Tahun 2006 tetap berlaku seperti biasa hanya saja sektor Perikanan tidak melaksanakanan kegiatan penyuluhan di provinsi dan Kabupaten dan sektor kehutanan tidak melaksanakanan kegiatan penyuluhan di Kabupaten,"ujarnya. 

Ditambahkannya, Perhiptani sebagai organisasi profesi penyuluh yang beranggotakan lebih dari 60.000 orang dan tersebar di seluruh Indonesia merasa terpanggil untuk mencari solusi masalah keberlangsungan Lembaga Penyuluhan. 

”Masalah ini hanya bisa dapat diatasi dengan duduk bersama antara pihak-pihak terkait untuk saling tukas pikiran mencari jalan keluar melalui dialog interaktif ini,"tambah Isran. 

Sekjen Perhiptani Lamhi Hutauruk menambahkan berbagai persoalan ini nantinya akan di bahas dan solusinya akan kita ajukan ke Musyawarah Nasional Perhiptani yang tidak berapa lama lagi akan diselenggarakan. 

"Sehingga dapat memberikan win-win solution antara Penyuluh di seluruh Indonesia dan pihak-pihak terkait yang membuat aturan peraturan serta perundang-undangan,"tuturnya.(kam03)

KAMPAR, BANGKINANG - Segera melaksanakan tugas, jangan menunggu esok, apa yang dapat dikerjakan hari ini harus segera dikerjakan, apabila ditunda, maka pekerjaan lain pun pasti tertunda ini adalah falsafah yang harus dipegang. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Demikian dikatakan Sekdakab Kampar Zulfan Hamid ketika mewakili Bupati Kampar pada acara Pelantikan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Pejabat pimpinan tinggi pratama dan Pejabat Struktural diPemerintahan Kabupaten Kampar di Aula Kantor Bupati Kampar, Kamis (24/3/16). 

Zulfan Hamid menambahkan bahwa mutasi didalam ASN merupaka hal yang lumrah dan biasa, hal juga merupakan penyegaran bagi ASN yang dilantik, dan sebagai penyegaran pekerjaan yang baru. 

"ASN harus berpegang kepada Tupoksi, harus memahami uraian tugas, banyak setelah menerima SK tidak mempelajari Tupoksinya, dan yang paling penting adalah SKP, masih banyak pejabat struktural yang belum menyerahkan SKP," ujar Zulfan Hamid. 

Zulfan Hamid dalam arahannya juga menyampaikan agar meningkatkan kinerja dari masa ke masa, mulailah berfikir untuk meningkatkan kiner kita, caranya adalah yang mencintai pekerjaan, yang beradaptasi kepada tugas baru kita dan yang terakhir adalah menambah ilmu dengan cara mempelajari Tupoksi kita yang baru. 

"Selain itu pelantikan ini sebagai regulasi yang ada dan pembenahan organisasi yang juga didasari oleh hasil evaluasi terhadap kinerja pejabat struktural yang ada, dan mengandung arti penting dan harapan kedepan yang dinamis dan konstruktif baik dalam perancanaan, pengawasan, pelaksanaan dan tugas-tugas umum pemerintahan,"jelasnya. 

Disamping itu juga Zulfan Hamid menyampaikan pengembangan karier ASN (Aparatur Sipil Negara) khususnya pengangkatan pejabat struktural bukan sebuah proses yang mudah dan sederhana bagi pejabat pembina kepegawaian, karena memerlukan pertimbangan yang menyeluruh dan komprehensif agar diperoleh pejabat yang tepat dan cakap untuk menduduki suatu jabatan struktural. 

Dalam Pelantikan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Pejabat pimpinan tinggi pratama dan Pejabat Struktural diPemerintahan Kabupaten Kampar tersebut sebanyak 68 orang pejabat diantaranya 1 orang pejabat pimpinan tinggi pratama, 4 orang pejabat eselon IIIB, 45 orang pejabat eselon IVA, 18 orang pejabat IVB.(kam03)

KAMPAR, BANGKINANG - Dalam rangka menyusun Rancangan kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Kampar Tahun 2017 sesuai dengan Permendagri Nomor 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Pemerintah Kabupaten Kampar melaksanakan Musrenbang Kabupaten Tahun 2016, Rabu (23/3/16)dengan Tema Melanjutkan Pembangunan Guna Pencapaian Daya Saing Daerah dengan Keunggulan Perekonomian dilandasi Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas, Bertempat di Aula Kantor Bupati Kampar Jl Lingkar Bangkinang. 

Acara tersebut dihadiri oleh dari Kementrian Dalam Negeri Mudadi, dari bapenas Eva Arumansyah, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri,Forkofinda Kabupaten Kampar, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar, para Staf Ahli Bupati Kampar, para kepala Dinas, Kantor, Badan,Bagian serta para Camat. 

Dalam sambutan Bupati Bupati Kampar H Jefry Noer, yang di wakili oleh Sekretaris Daerah Kampar Zulfan Hamid mengatakan, Musrenbang ini diselenggarakan berdasarkan pada ketentuan Undang-Undang diantaranya, UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 

Serta Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah, yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008. 

Lebih lanjut dijelaskannya penyelenggaraan Musrenbang merupakan suatu instrumen penting untuk menghasilkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang tak terlepas dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar tahun 2012-2017, serta RKPD Provinsi dan RKPD Nasional. 

Karena, RKPD mempunyai arti yang penting, sebagai pedoman penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kampar 2017 mendatang, kita berupaya Perencanaan Pembangunan 2017 nanti, harus sesuai dengan pencapaian visi dan misi Kabupaten Kampar, dalam menjawab isu strategis kebijakan pembangunan di Kabupaten ini,”ujarnya. 

Dalam kesempatan itu pula, dirinya memaparkan beberapa prioritas dalam pembangunan Kabupaten Kampar sesuai dengan lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar yakni dalam Penigkatan Aklak dan Moral, Peningkatan Ekonomi Kerakyatan, Peningkatan Sumber Daya Manusia, Peningkatan Pelayanan Kesehatan serta dalam peningkatan infrastruktur. 

Dalam beberapa hal tersebut yang diprioritaskan untuk masyarakat miskin dalam peningkatan ekonominya untuk mewujudkan zero kemiskinan,, zero pengangguran dan zero rumah kumuh melalui program Rumah Tangga Mandiri Pangand dan Energi (RTMPE). 

Dari berbagai program kemasyarakatan tersebut, diimplementasikan pada usulan program dan kegiatan yang tertuang pada dokumen perencanaan sesuai bidang kewenangan dari masing-masing SKPD dari berbagai sumber. Baik dana APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten. 

Dengan demikian Zulfan berharap, dalam Musrenbang kali ini, berbagai program dan kegiatan yang telah diusulkan dapat didiskusikan serta di kritisi secara konstruktif dan komprehensif. Sehingga bisa menghasilkan dokumen perencanaan yang rasional dan realistis sesuai dengan kemampuan pendanaan yang ada. 

Selain itu Zulfan juga berharap, agar bagian dari siklus Musrenbang tersebut tidak dipandang sebagai kegiatan rutinitas, atau sekedar formalitas melaksanakan tahapan saja. 

"Musrenbang Kabupaten Kampar ini harus menjadi forum penjaringan aspirasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan kedepan, sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 54 Tahun 2010,” ungkapnya.(kam03)

BERITA RIAU, KAMPAR - Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di seluruh Indonesia mulai hari ini tanggal 8 hingga 15 Maret 2016, begitu juga untuk Tingkat Kabupaten Kampar yang dibuka oleh Bupati Kampar H Jefry Noer. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Kegiatan ini juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar sekaligus anggota DPRD Provinsi Riau, Camat se-Kabupaten Kampar, Kepala Puskesmas serta masyarakat dilapangan Merdeka Bangkinang Kota. 

Bupati Kampar saat membacakan Pidato Presiden RI Joko Widodo mengatakan Program Imunisasi merupakan salah satu program kesehatan yang paling efektif dan utama dalam pengendalian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I yang mencakup 5 juta orang bayi di seluruh Indonesia.

"Pencapaian target program imunisasi memerlukan dukungan para paakar dari berbagai disiplin ilmu termasuk dokter spesialis, ahli kesehatan masyarakat dan ahli hukum serta wakil-wakil dari jajaran lintas sektor serta organisasi profesi bidang kesehatan,"terangnya. 

Dijelaskanya bahwa Indonesian telah berhasil mendapatkan sertifikasi bebas polio bersama Negara-negara 

South East Asio Region (SEARO) lainnya pada bulan Maret 2014, akan tetapi masih ada 2(dua) Negara yaitu Afganistan dan Pakistan yang masih endemis polio. Untuk menyikapi hal ini, dibutuhkan komitmen seluruh Negara-negara di dunia untuk bersama-sama melakukan upaya pelaksanaan tahapan kegiatan menuju dunia bebas polio pada tahun 2020. 

Jika hal ini dapat kita wujudkan, maka ini adalah sebuah prestasi besar kedua yang dicapai masyarakat dunia kesehatan setelah pembasmian atau Eradikasi Cacar atau Variolla tahun 1974. 

“Hari ini kita akan melaksanakan pencanangan sebagai tanda dimulainya Pekan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional Polio yang dilaksanakan secara serentak dari 8 hingga 15 Maret 2016 disleuruh tanah air, kecuali DI Yogyakarta, sasaran kegiatan ini adalah anak usia 0-59 bulan (balita) yang merupakan kelompok paling rentan untuk tertular penyakit polio”.ucap Jefry 

Kegiatan ini sangat penting dilakukan sebagai upaya mitigasi dalam memberikan perlindungan optimal dari penyakit polio di Indonesia, dan hal yang tidak kalah pentingnya adalah untuk selalu mempertahankan cakupan imunisasi polio di atas 95 persen. 

Jefry juga membacakan himbauan Presiden, agar semua pihak dapat melakukan upaya dan memberikan dukungan bagi kesuksesan PIN polio ini agar semua balita Indonesia di sekuruh Tanah Air di bawa ke Pos PIN yang terdekat untuk memperoleh tetesan vaksin polio. 

“Dengan imunisasi polio kita ciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas, yang bebas dari cacat tubuh karena polio”.tegasnya 

Pekan Imunisasi Nasional ini juga merupakan bagian dari perjuangan besar seluruh umta manusia untuk memerangi penyakit dan virus Polio. 

Bupati Kampar didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kampar serta Forkopimda pada acara tersebut juga menyerahkan hadiah lomba Penyuluan kader terbaik dan balita sehat se Kabupaten Kampar serta memberikan Imunisasi kepada anak-anak balita dan mengunting pita balon pertanda dibukanya secara resmi PIN tahun 2016.(kam03)

BERITA RIAU, KAMPAR -  Pejabat yang dilantik adalah ASN (Aparatur Sipil Negara) pilihan, Jadikan Jabatan sebagai Amanah, Pelantikan ini Kinerja Pejabat Struktural yang mengandung makna penting dan diharapkan kedepan mampu meningkatkan kinerja serta keprofesionalisme, baik dalam perencanaan, Pelaksanaan, dan pengawasan Tugas Pokok dalam pemerintahan. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Demikian dikatakan Zulfan Hamid Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar pada acara pelantikan Pejabat Eselon III dan IV dilingkungan Pemereintahan Kabupaten Kampar di Gedung Aula Kantor Bupati Kampar, Kamis (3/3/16). 

Zulfan Hamid yang mewakili Bupati Kampar mengatakan bahwa pejabat struktural eselon III dan IV dilingkungan pemerintahan Kabupaten Kampar dilakukan disamping sebagai tindak lanjut dari pasal 130 peraturan presiden republik indonesi no 70 tahun 2012 tentang perubahan ke 2 atas peraturan presiden no 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang / jasa pemerintahan yang menyatakan. 

”ULP wajip dibentuk kementrian / lembaga /pemerintah daerah/institusi paling lambat tahun anggaran 2014,” ungkap Zulfan Hamid. 

Pelantikan ini juga untuk mengisi formasi jabatan yang kosong, selain itu juga merupakan upaya pembenahan dan penyegaran pejabat struktural dilingkungan pemerintah kabupaten kampar dengan tujuan yakni kesiapan mental dan teknis seluruh jajaran aparatur pemerintah Kabupaten Kampar. 

"Tentu saja dalam menghadapi dan melaksanakan tugas-tugas pembangunan pemerintahan dan kesejahteranan rakyat," ujar Zulfan Hamid. 

Zulfan Hamid menambahkan Dalam hubungan ini pelantikan pejabat eselon III dan IV pada hari ini sebagai satu kesatuan rangkaian proses pembenahan dan Penyegaran. Disisi lain pelantikan setiap pejabat/pimpinan, selalu mengandung makna sebagai pemberian suatu kepercayaan serta tanggung jawab demi kepentingan dan kejayaan kabupaten kampar yang kita cintai ini serta dalam upaya mewujudkan lima pilar pembangunan kabupaten kampar kelak. 

Dalam sambutannya Zulfan Hamid mengatakan Pada kesempatan yang baik ini , kepada pejabat eselon III dan IV yang baru saja dilantik saya minta dan tekankan agar mengindahkan sekaligus melaksanakan Sebagai pejabat atau pimpinan, saudara harus mampu menunjukan dan mebuktikan bahwa saudara merupakan pilihan terbaik dan mampu diandalkan sebagai tenaga yang terampil, profesional serta memiliki loyalitas yang tinggi terhadap daerah bangsa dan negara . 

Bagi pejabat eselon III kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus mengacu pada skp pejabat struktural eselon ii dan dijabarkan sesuai dengan tugas dan fungsi, wewenang tanggung jawab dan uraian tugasnya sebagai kegiatan dalam skp pejabat struktural eselon III. 

Bagi pejabat eselon IV, Harus mampu membuat rencana kerja tahunan dan target yang akan dicapai sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. 

Dalam Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV dilantik sebanyak 283 dengan rincian 15 orang Pejabat Eselon IIIA, 48 orang Pejabat Eselon IIIB, 183 orang Pejabat Eselon IVA, 34 orang Pejabat IVB dan 3 orang Pejabat Eselon VA. 

Diakhir sambutannya Zulfan Hamid menyampaikan Pejabat yang baru dilantik agar membuat SKP yang baru sesuai ketentuan yang diatur dalam peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 tahun 2013 tentang ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah nomor 46 tahun 2011 tentang penilaian prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil.(kam03)

BERITA RIAU, KAMPAR - Sebagai bentuk kepedulian untuk membatu masyarakat yang terkena musibah banjir beberapa waktu yang lalu, pemerintah daerah kabupaten Kampar mulai dari hari pertama pasca banjir terus menyalurkan berbagai bantuan dibeberapa daerah. 

Memeasuki pekan kedua usai banjir, Bupati Kampar secara langsung memberikan paket sembako kepada warga masyarakat. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Bupati Kampar secara langsung memberikan paket sembako kepada
warga masyarakat di Desa Simpang Kubu (20/2)
‪Penyerahan secara langsung paket sembako dari pemda kampar untuk korban banjir tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kampar H Jefry Noer,SH di Halaman Kantor Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar Sabtu (20/2/16). ‬ ‪

Sebelum menyerahkan paket sembako, Jefry Noer menjelaskan bahwa paket yang disalurkan untuk Desa Simpang Kubu sebanyak 320 paket masing-masing berisi Beras, Minyak Goreng, Gula, Sarden, setda Mie Instan. 

‪Untuk itu kepada semua masyarakat Jefry Noer berharap dalam pembagiannya untuk jangan berebut dengan mengunakan sistem kupon agar juga setiap orang tidak mendapatkan dua kali. 

Jefry Noer menegaskan kepada Kepala Desa agar data yang menerima bantuan tersebut mngutamakan masyarakat miskin yang terkena banjir. 

Walaupun dia miskin tetapi tidak terkena banjir tidak berhak menerimanya, begitu juga walaupun dia terkena banjir tetapi dia orang kaya mereka juga tidak berhak menerimanya. 

Dalam bantuan musibah ini kita semua mengarapkan yang menerimanya adalah orang-orang yang betul-betul yang berhak menerimanya, tidak ada istilah yang menerima bantun tersebut adalah para keluarga Kepala Desa serta para tetangganya.‬ 

‪Hal senada juga disampaikan Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana, bahwa bantuan paket sembako untuk Desa Simapng Kubu dari Pemda Kampar sebanyak 320 paket serta 80 paket dari TP-PKK Kabupaten Kampar yang diberikan semoga nantinya memiliki makna yang luar biasa, agar yang memberikan bantuan dapat pahala, yang menerima medapat rahmad.‬ 

Makanya sekali lagi Eva mengingatkan sangat perlunya pengawasan dalam pendataan masyarakat yang akan menerima bantuan tersebut, khususnya warga miskin terkena banjir. Selain penyerahan paket sembako di Desa Simpang Kubu juga dilaksanakan pengobatan gratis oleh TP-PKK Kabupaten Kampar. 

Usai penyerahan paket sembako di Desa Simap Kubu, Bupati Kampar yang didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar langsung menuju Desa Batu belah guna melaksanakan acara yang sama yakni penyerahan paket sembako kepada masyarakat miskin yang terkena banjir serta pengobatan masal gratis.‬ 

‪Di mana di Desa Batu Belah sendiri, pemda kampar menyerahkan sebanyak 502 Paket Sembako untuk warga miskin yang terkena banjir, selain penyerahan sembako pengobatan gratis dan bantuan pakaian layak pakai juga diberikan kepada warga Desa Batu Belah bekerjasama dengan Rumah Sakit Syafira Pekanbaru.(kam02)

BERITA RIAU, KAMPAR - Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX di Kabupaten Kampar pada 2017 mendatang, Bupati Kampar H. Jefry Noer kembali memaparkan kesiapan Kabupaten Kampar selaku tuan rumah pada rapat anggota KONI Provinsi Riau di Hotel Grand Central Pekanbaru, Kamis malam (11/2/16). 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Rapat anggota KONI ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman. Hadir juga Ketua Bidang organisasi Koni Pusat Mayjen TNI (Purn) Nanang Juwana, Ketua Koni Provinsi Riau H. Emrizal Pakis, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Riau Masnur, beberapa perwakilan dari perusahaan, Pengurus KONI Provinsi Riau beserta pengurus KONI Kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Dalam paparannya, Jefry kembali menegaskan, Kabupaten Kampar sangat siap untuk menggelar Porprov IX tahun 2017 mendatang. 

“Kami tidak merasa gamang lagi, kami juga sudah berpengalaman dalam penyelenggaraan PON lalu,” katanya. 

"Namun kami juga sangat mengharapkan saran dan masukan dari KONI Provinsi Riau dan Pemprov Riau demi kesempurnaan dan kesuksesan penyelenggaraan Porprov IX nanti," tambahnya. 

Jefry juga sangat berharap kepada pihak Pemprov untuk menyetujui anggaran yang telah diusulkan, untuk pembangunan dan rehab beberapa venue yang ada di Kabupaten Kampar. 

“Walaupun DBH untuk 2015 banyak dipotong dan untuk tahun 2016 saya dengar ada dipotong lagi. Kami sangat berharap Pemprov Riau bisa menyetujui usulan anggaran dari kami. Walau telah dianggarkan oleh Pemprov di APBD murni 2016, kami sangat berharap bisa ditambahkan lagi pada APBDP mendatang, tetapi secara prinsip kami menyatakan tak ada kayu api, sendipun akan kami belah,"tegasnya. 

Dikatakannya dengan persiapan yang dilaksanakan saat ini Kabupaten Kampar mampu menggelar Porprov dengan lebih baik dari sebelumnya, untuk lokasinya sendiri Kabupaten Kampar berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru. 

“Untuk penginapan pun di Kabupaten juga ada Hotel bintang Lima pak Gubernur, kalau untuk air jangan diragukan lagi, air di Kabupaten Kampar sangat melimpah, apalagi sekarang Kabupaten Kampar sedang dilanda banjir,”katanya sembari tersenyum. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah hasil evaluasi 2015. Penunjukan Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah itu sudah kesepakatan bersama. 

Untuk kesiapan kabupaten Kampar sendiri, kami juga tidak meragukan lagi untuk menggelar Porprov IX mendatang. 

“Mudah-mudahan Kabupaten Kampar benar-benar siap menjadi tuan rumah, dan bisa lebih sukses untuk menyelenggarakan dari sebelumnya,”pungkasnya.(kam02)

BERITA RIAU, KAMPAR - Persiapan yang dilakukan selama beberapa pekan terakhir membuahkan hasil. Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kampar ke 66 berlangsung sukses. Seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan rencana.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Upacara HUT Kabupaten Kampar Ke 66 di Kantor Bupati Kampar
Puncak peringatan Hari Jadi Kampar diawali dengan pelaksanaan upacara pengibaran bendera yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Kampar, Sabtu (6/2). Bertindak sebagai Pembina Upacara Bupati Kampar H Jefry Noer SH, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri SAg sebagai Pembaca Visi Kabupaten Kampar dan Kepala BPBD Kampar Drs Santoso MPd sebagai pembaca Misi Kabupaten Kampar.

Upacara dimulai pukul 08.00WIB. Para peserta upacara terdiri dari para unsur Fokopimda Kampar, dan sejumlah undangan, pejabat eselon II, III dan IV, staf dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab Kampar, para pelajar dan guru, mahasiswa, pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), para anggota Dubalang Kampar, pengurus Organisasi Wanita Kabupaten Kampar, personil TNI dan Polri. Tampak hadir Ketua TP PKK Hj Eva Yuliana Jefry, Sekda Kampar Drs H Zulfan Hamid serta sejumlah pejabat Pemkab lainnya.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Usai pelaksanaan upacara, Bupati dan rombongan menyerahkan hadiah kepada para peserta lomba bersempena Hari Jadi Kampar.  Setelah selesai penyerahan hadiah lomba, dan break beberapa menit,  rombongan melanjutkan acara ke Kantor DPRD Kampar. Di ruang sidang DPRD Kampar yang telah dihias sedemikian rupa, hadir ratusan orang untuk mengikuti jalannya sidang paripurna istimewa DPRD Kampar.

Sidang paripurna DPRD Kampar dipimpin oleh Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri SAg didampingi para unsur pimpinan DPRD Kampar. Sidang dihadiri oleh Plt Gubernur Riau (Gubri) Ir H Arsyadjuliandi Rachman, Bupati Kampar H Jefry Noer SH, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana Jefry, Ketua TP PKK Provinsi Riau Ny Hj Sisilita Arsyadjuliandi, Sekda Kampar Drs H Zulfan Hamid, Direktur PDAM Tirta Kampar Muhammad Rusdi SE selaku pembaca Sejarah Terbentuknya Kabupaten Kampar, Anggota DPRD Riau asal Kampar, para anggota DPRD Kampar, para pejabat dan mantan pejabat Kampar, ninik mamak dan tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Suasana Sidang Paripurna Istimewa Dalam Rangka
Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke 66 Tahun
Untuk memeriahkan suasana, sebelum dan sesudah sidang paripurna tampil grup rebana yang memainkan lagu-lagu qasidah. Menjelang siang, sidang paripurna istimewa selesai dilaksanakan, rombongan bergerak ke Balai Adat Kabupaten Kampar. Disana, Plt Gubri dan Bupati Kampar beserta rombongan makan bajambau. Sebelum makan bajambau dimulai, para ninik mamak terlebih dahulu melakukan tradisi Basiacuong, sebagai kata sambutan untuk mempersilakan tamu yang hadir untuk menikmati makan siang yang telah disediakan. Basiacuong juga kembali dilakukan usai makan bajambau sebagai tanda melepas tamu yang telah selesai makan.

Setelah berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan, para tetamu yang hadir saling bersalaman, berbincang ringan dan mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Kampar ke 66. Pada Sabtu malam (6/2) dilaksanakan pula Tabligh Akbar di Lapangan Merdeka Jalan Prof M Yamin Bangkinang Kota.(ADV)
Sebelumnya berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kampar ke 66. Kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kampar tersebut digelar mulai dari berbagai Kecamatan hingga ke tingkat Kabupaten Kampar.

Untuk tingkat Kabupaten, salah satu acara yang digelar yaitu Hiburan Rakyat yang dipusatkan di Lapangan Pelajar Jalan Ahmad Yani Bangkinang Kota, Kamis (4/2). Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar H Nasrul MPd mewakili Bupati Kampar H Jefry Noer SH.

Nasrul yang membacakan sambutan Bupati Kampar mengatakan hiburan rakyat ini merupakan tradisi Kabupaten Kampar yang harus dibina dan disetarikan sehingga bisa dikenal, dicintai dan dikembangkan oleh semua kalangan. Terselenggaranya hiburan rakyat ini karena adanya perhatian dan kesungguhan serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Nasrul mengajak seluruh masyarakat untuk menggali, mengangkat dan mengembangkan kesenian tradisi yang masih hidup di tengah-tengah masyarakat. Ke depan, pelaksanaan hiburan rakyat ini dapat ditingkatkan lagi sehingga nantinya kegiatan ini dapat menjadi salah satu icon budaya dalam event budaya di Kabupaten Kampar. Untuk itu ada beberapa langkah agar dapat terealisasi harapan tersebut yakni memperluas jangkauan pembinaan kesenian di seluruh wilayah di Kabupaten Kampar serta tampil pada setiap event kesenian dan budaya di dalam maupun di luar negeri.

16 peserta Hiburan Rakyat

Untuk mengisi acara hiburan rakyat tersebut, ada 16 peserta yang menghibur masyarakat, antara lain SMKN 1 Bangkinang Kota, SMAN 1 Bangkinang Kota, SMAN 2 Bangkinang Kota, SMAN 1 Salo, SMAN 1 Bangkinang, SMAN 1 Kampar Timur, SMK PGRI Salo, SMKN 1 Kuok, SMAN 1 Kuok, SMAN 1 Kampar, SMAN 2 Kampar, Sanggar Classic Gong Junior, Sanggar Lawik Ombun Art Community Kecamatan Kuok, Sanggar Hitam Putih, Gong Kontemporer, serta artis-artis Kabupaten Kampar.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan tari daerah, musik daerah, theather daerah, lagu daerah dan lawak dengan tema ciptakan karya-karya budaya kesenian rakyat anak negeri yang handal menyongsong Kampar sejahter zero kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh melalui Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) sejahtera dunia akhirat.   

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Suasana Sidang Paripurna Istimewa Dalam Rangka
Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke 66 Tahun
Ketua Pelaksana Drs Zainal Abidin MPd saat berada dilokasi mengatakan hiburan rakyat tahun 2016 ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari terhitung tanggal 4 s/d 5 Februari 2016 di mulai jam 20.00 sampai 23.30 WIB. Dalam kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar menggandeng Ikatan Pelajar Mahasiswa Kampar Sumatera Barat (IPMK-SB) sehingga nantinya pelajar dan mahasiswa juga dapat memberikan partisipasinya. IPMK-SB membuat berbagai ajang prestasi festival bagi pelajar dan generasi muda yang kreatif untuk unjuk kebolehan baik itu tarian kreasi daerah, lomba poster, musik, cerpen, photographer kontes serta lainnya.

Ditambahkannya, tujuan dilaksanakan hiburan rakyat ini adalah menampilkan dan memperkenalkan lebih dekat lagi berbagai ragam budaya yang ada dikabupaten Kampar, wahana peningkatan apresiasi masyarakat terhadap daerah dan sebagai pembinaan generasi muda untuk mewariskan, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya.(kam02)

BERITA RIAU, KAMPAR - Kebijakan pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh Pemerintah Pusat berdampak pada terjadinya defisit anggaran. Meski demikian, Bupati Kampar H Jefry Noer SH menegaskan agar jangan mengeluh karena pembangunan harus tetap terlaksana untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Hal itu ditegaskan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer SH ketika memimpin rapat persiapan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Kampar di ruang rapat Kantor Bupati Kampar, Senin (4/1). Rapat juga dihadiri oleh Sekda Kampar Drs H Zulfan Hamid beserta para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kampar.

Jefry memaparkan, bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar semakin menurun akibat defisit anggaran, yang disebabkan pemotongan dana bagi hasil DBH oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp694 miliar. Bahkan, kabarnya ditambah lagi pemotonganya sebesar Rp98 miliar. 

‘’Dengan anggaran yang defisit kita tidak boleh mengeluh, dengan anggaran yang defisit ini mari kita kencangkan ikat pinggang,’’ ujar Jefry.

Menyikapi keterbatasan anggaran yang terjadi pada 2016 ini, Jefry meminta agar seluruh kepala SKPD dan jajaran untuk lebih berinovasi dan bekerja keras dapat mencari sumber baru pendapatan daerah yang dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, saat ini masih banyak Sumber PAD selain hasil sumber daya alam yang belum dikelola dengan baik.


Beberapa sumber PAD yang harus ditingkatkan pengelolaannya antara lain seperti sejumlah perizinan, izin mendirikan bangunan (IMB), pengelolaan parkir maupun penertiban galian C yang belum mengurus izin. 

‘’Sumber PAD masih banyak yang jebol dan belum dikelola dengan baik. Beberapa di antaranya yaitu perizinan IMB, pengelolaan parkir, dan perizin galian C masih banyak yang pengelolaanya belum memiliki izin,’’ terang Jefry.(kam01)
Diberdayakan oleh Blogger.