KAMPAR, BANGKINANG - Sektor Pariwisata memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, hal itu akan terwujud jika dikelola dengan baik serta tersedianya infrastruktur yang memadai. Tentunya hal ini akan menarik minat Wisatawan mengunjungi sebuah lokasi wisata.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Pariwisata memberikan pengaruh tersendiri bagi perkembangan perekonomian di daerah. Dengan adanya tempat-tempat wisata di daerah memberikan manfaat positif bagi perekonomian masyarakat setempat serta membantu meningkatkan perekonomian daerah. Pariwisata ikut berkontribusi meningkatkan kemampuan kerja dan usaha. Dengan adanya pembangunan objek wisata secara langsung dan tidak langsung dapat meningkatkan kesemptan kerja dan usaha. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar H Syamsul Bahri beberapa hari yang lalu saat di jumpain di ruangan kerjanya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Dijelaskannya, ‘Pembangunan Objek Wisata meningkatkan kesempatan kerja misalnya dilihat dari segi akomodasi, restoran, angkutan wisata, taman rekreasi, dan cendera mata. Adanya tempat-tempat wisata juga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Pengeluaran atau pembelanjaan para pengunjung akan meningkatkan pendapatan dan keuntungan bagi masyarakat setempat. Masyarakat setempat banyak memanfaatkan tempat-tempat wisata sebagai ladang untuk mencari nafkah’, ujarnya lagi.

Ditambah oleh H Syamsul Bahri, sebab Kabupaten Kampar sendiri mempunyai ciri khas tersendiri baik sari segi makannya seperti Luo, Gulai Lingkitang, Sate Kerang Ikan Dalai Moran, Kue Jalo, Stik Jengkol, Katupek Sri Kayo, Buajik, dan Dendeng Jantung Pisang, Lopek Bogi dan banyak lainnya begitu juga untuk tempat pariwisata.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Diantaranya Wisata Ulu Kasok, Air Terjun Pulo Simon, Air Terjun Gulamo, Cilakio  Rumah Lontiok, Mesjid Jamit, Kuburan Raja, Bukit Naang, Bukit Candika, Air Terjun Pangkalan Kapas, Lubang Kalam, Hutan Pinus, Lobang Kolam DAM PLTA, Air Terjun Panisan, Bukit Lontiok. Candi Muara Takus, Air Terjun Hilang dan masih banyak yang lainnya seperti yang lagi ngetren yang banyak orang bilang seperti grand canyon yang ada di Amerika.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Kampar
Semua tempat wisata tersebut bisa mendatangkan PAD bagi Kabupaten Kampar jika di kelola dengan bekerjasama Pemerintah Daerah, pihak swasta, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata di daerah, agar dapat terwujud manajemen kepariwisataan yang baik pada seluruh bidang pendukung, sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap daya tarik wisatawan, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan asli daerah, pendapatan masyarakat, dan berkontribusi pula terhadap peningkatan pendapatan daerah Kabupaten Kampar sendiri.

Dalam hal ini tentu kita kedepannya akan memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan keberhasilan sektor pariwisata, antara lain dengan mengalokasikan dana APBD yang proporsional untuk membiayai pembangunan Infrastruktur Kepariwisataan (seperti jalan, listrik, dan telekomunikasi), memfasilitasi masyarakat dan pihak swasta dalam mengelola potensi wisata (seperti wisata budaya dan wisata alam), dan pemasaran potensi wisata yang ada di daerah di Kabupaten Kampar Provinsi Riau ini, karena target kita dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar kedepan bagamana supaya bisa  menjadikan Kabupaten Kampar sebagai ikon wisata Provinsi sehingga kabupaten yang ada di Provinsi Riau tidak keluar prpinsi lagi dalam mencari hiburan nanun cukup di Kabupaten Kampar saja’, ujarnya. (adv-kim)
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.